Display Ad

4 Macam Metode Storytelling

Ada 4 macam metode storytelling yang umumnya digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan materi melalui cerita. Keempatnya memiliki ciri-ciri yang berbeda.

Seperti yang diketahui, metode storytelling adalah suatu metode pembelajaran populer yang memanfaatkan narasi atau cerita sebagai media pembelajaran utama. 

Ada berapa jenis metode storytelling? Ada empat jenis storytelling yang bisa digunakan sebagai metode dalam pembelajaran, yaitu: oral storytelling, visual storytelling, written storytelling dan digital storytelling.

Sebelum memilih salah satu dari keempat macam metode storytelling tersebut, maka ada baiknya untuk memahami perbedaan dari masing-masing. 

4 Macam Metode Storytelling
4 Macam Metode Storytelling


1. Metode Oral Storytelling

Seperti namanya, metode oral storytelling adalah jenis dari storytelling yang menggunakan cara berbicara langsung dengan pendengar. 

Dalam pembelajaran, ini adalah metode yang paling sederhana yang bisa dipilih. Kemampuan guru sebagai penyampai cerita harus benar-benar ditekankan. Intonasi dan mimik harus diperhatikan sedemikian rupa agar cerita yang disampaikan benar-benar hidup.

2. Metode Visual Storytelling

Berbeda dengan oral, cara visual storytelling adalah metode pembelajaran menggunakan cerita sebagai penyampai materi namun dilengkapi media visual. 

Media visual dalam teknik ini adalah antara lain flashcards, poster, realia, dan lainnya. Penggunaan visual bertujuan untuk memberikan gambara kepada pendengan, dalam hal ini peserta didik, apabila topik yang dibawakan terlampau sulit jika hanya disampaikan secara oral saja.

3. Metode Written Storytelling

Sesuai dengan namanya, maka written storytelling menggunakan bentuk tertulis atau tulisan, baik dalam bentuk buku, buku bergambar maupun lembaran.

Metode written storytelling biasanya digunakan dalam aktifitas untuk melatih dan meningkatkam kemampuan literasi atau membaca. 

4. Metode Digital Storytelling 

Metode digital storytelling adalah versi terbaru yang lahir seiring dengan perkembangan teknologi pendidikan.

Munculnya website, aplikasi, media sosial dan blog pendidikan melahirkan banyak inovasi terkait dengan dunia pembelajaran. Salah satunya inovasinya adalah jenis metode storytelling paling terkini, yaitu digital storytelling dimana guru maupun siswa bisa membuat karya storytelling dan dengan bantuan internet membagikan karya itu kepada siapapun dan kapanpun. 

Itulah jenis-jenis storytelling. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya yang berbasis fun learning, maka para pendidik wajin untuk memahami aneka metode pembelajaran yang ada. 

Guritno Adi
Guritno Adi Penulis adalah seorang pengajar dan fasilitator pendidikan yang sudah mengajar sejak 2007. Lulus dari S-1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, penulis juga tertarik pada banyak tema selain edukasi, seperti teknologi, psikologi, sastra dan social media. Di tengah kesibukan mengajar penulis juga masih menyempatkan waktu menulis di blog ini, esaiedukasi.com dan beberapa media lainnya. Sering mengikuti banyak pelatihan, workshop maupun seminar lintas disiplin ilmu, penulis percaya bahwa keterampilan dan wawasan harus terus dipelajari. Salah satu cita-cita terbesarnya adalah melihat Indonesia Emas yang diisi para generasi pemenang.

Posting Komentar untuk "4 Macam Metode Storytelling"