Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pengertian dan Contoh Best Practice

Praktik baik atau best practice adalah  pengalaman tentang keberhasilan seseorang dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Dalam dunia pendidikan, praktik baik merujuk pada pengalaman yang dialami oleh guru, kepala sekolah, pengawas, dll.

Dunia pendidikan senantiasa mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Salah satu faktor untuk bisa digunakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara umum dan pembelajaran secara khusus adalah dengan mempelajari pengalaman-pengalaman yang dialami oleh para praktisi pendidikan, misal guru, kepala sekolah, supervisior, penilik ataupun profesi lainnya. 

Untuk bisa menjadi inspirasi bagi yang lain dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan kompetensi para praktisi pendidikan maupun kinerja, maka ada baiknya pengalaman tersebut dituangkan dalam bentuk tulisan. 

Daftar Isi:

Apa itu Best Practice?

Jadi secara singkat, best practice adalah suatu bentuk karya tertulis yang berisi pengalaman dan praktik mengajar dari guru maupun pengalaman lainnya dari para praktisi pendidikan yang bermanfaat.

Pengalaman itu antara lain berisi: 

  • Inovasi guru dalam memecahkan suatu masalah yang ditemui saat pembelajaran.
  • Pengalaman mengelola kelas dengan baik yang layak untuk dibagikan.
  • Tindakan guru dalam melakukan analisa dan melakukan pengembangan pembelajaran dengan metode ajar atau teknik pembelajaran tertentu yang menghasilkan peningkatan mutu dan kualitas pembelajarannya. 
  • Hasil penerapan suatu alternatif dalam cara menyampaikan materi maupun lainnya yang terkait dengan pembelajaran dan menghasilkan hasil yang baik. 

Ciri dan Karakteristik Best Practice

pengertian best practice
pengertian best practice

Suatu pengalaman guru dapat dikategorikan sebagai best practice karena memiliki karakteristik antara lain;

  • Terkait dengan pengembangan pembelajaran atau pengelolaan satuan pendidikan. 
  • Memiliki tujuan berupa peningkatan kualitas pendidikan;
  • Dapat dipandang sebagai cara atau upaya untuk meingkatkan profesionalisme untuk guru, kepala sekolah, dan pengawas dalam pengelolaan kelas, satuan pendidikan ataupun lembaga pendidikan.
  • Inovatif
  • Kreatif
  • Efektif
  • Efisien secara ekonomis.
  • Inspiratif
  • Bisa diadopsi oleh guru lainnya.

Menyusun Laporan Best Practice

menyusun laporan best practice
menyusun laporan best practice

Selain memahami pengertian best practice, para guru diharapkan juga untuk menyusun laporan best practice sebagai salah satu sumber belajar dan saling berbagi pengalaman. Keinginan untuk berbagai juga merupakan salah satu indakator atau ciri guru yang baik

Bagaimana susunan laporan best practice? Format laporan best practice terdiri dari empat bagian, yakni; bagian awal, bagian isi, bagian akhir, dan bagian penunjang.

1. Bagian Awal

Bagian ini berada di halaman-halaman awal dari laporan best practice. Dalam bagian ini terdapat beberapa hal, yaitu: 

  • Judul
  • Surat pernyataan keaslian naskah
  • Validasi dari atasan langsung
  • Daftar isi, termasuk daftar lampiran dan daftar gambar.
  • Pesan penulis

2. Bagian Isi

Ini adalah bagian inti. Dalam bagian ini penulis menyampaikan masalah-masalah yang dialami di satuan pendidikan atau kelas yang diampu. Selain itu harus juga disampaikan secara jelas, metode pembelajaran, teknik pengajaran atau model yang dipilih sebagai solusi dari pemecahan masalah tersebut.

a. Pendahuluan. Berisi latar belakang dan uraian umum tentang masalah yang dihadapi dan tujuan penyusunan laporan.

b. Metode Pemecahan Masalah. Berisi bagaimana cara atau solusi yang sudah dilakukan untuk memecahkan masalah.

c. Pelaksanaan dan Hasil yang Dicapai. Pada bagian ini penulis memaparkan hasil dari implementasi metode atau cara yang dilakukan. Juga harus dipaparkan bagaimana dan seperti apa hasil akhir dari masalah tersebut. 

3. Bagian Akhir

Bagian ini berisi tentang kesimpulan dari alur pemecahan masalah serta saran dan pesan kepada rekan sejawat terkait metode yang dipakai. 

4. Bagian Penunjang

Memuat hal-hal sebagai berikut: 

  • Lampiran daftar hadir siswa;
  • Jadwal
  • Tabel dan grafik
  • Berbagai foto kegiatan;
  • Data lain yang terkait pemecahan masalah 
  • Instrumen dan indikator
  • Media pembelajaran atau alat yang digunakan;
  • Hasil positif yang dicapai. 

Itulah pengertian best practice beserta ciri, karakter dan cara menyusun laporan. Semoga bermanfaat untuk kita semua dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada khususnya dan mutu pendidikan pada umumnya. 

Adi
Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

Posting Komentar untuk "Pengertian dan Contoh Best Practice"