Widget HTML #1

Waspada, Ini Dia Daftar Makanan Penyebab Asam Urat

Apakah Anda seorang penderita asam urat? Jika ya, maka Anda harus membaca artikel ini sampai selesai karena kali ini kami akan membahas makanan penyebab asam urat.

Sebelum kita membahas mengenai makanan apa saja yang bisa menyebabkan asam urat, mari kita bahas terlebih dahulu ciri-ciri dari penyakit ini beserta penyebabnya.

Apa itu Asam Urat?

makanan penyebab asam urat
asam urat

Rasa-rasanya masyarakat Indonesia secara umum sudah familiar dengan penyakit asam urat. Selain karena merupakan salah satu penyakit yang umum, banyak juga iklan-iklan yang berseliweran di media massa tentang produk-produk kesehatan yang memang diproduksi untuk mengatasi asam urat.

Jadi apa itu asam urat? Asam urat adalah kondisi medis yang terjadi ketika terlalu banyak asam urat menumpuk dalam tubuh. Ini bisa terjadi karena tubuh membuat terlalu banyak asam urat atau tidak membuangnya dengan efisien. Penyakit asam urat dapat menyebabkan rasa nyeri, kemerahan, dan pembengkakan pada sendi, terutama di jari-jari kaki.

Perlu diketahui bahwa asam urat merupakan PTM atau penyakit tidak menular yang jelas jauh berbeda dengan, misalnya, influenza ataupun cacar. Seseorang bisa menjadi penderita asam urat karena berbagai faktor, namun bukan karena tertular.

Lantas apa saja penyebab utama asam urat? Penyebab utama asam urat adalah penumpukan kristal asam urat di dalam sendi, yang menyebabkan peradangan dan gejala yang terkait dengan penyakit ini. Penumpukan ini terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau tidak mengeluarkannya dengan cukup efisien. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan atau memperburuk asam urat meliputi:

Obesitas: Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko asam urat karena tubuh yang lebih berat memproduksi lebih banyak asam urat dan kurang efisien dalam mengeluarkannya.

Faktor psikologi: Siapa sangka ternyata ada hubungan yang cukup erat antara faktor stress dengan asam urat. Orang yang sering mendapat tekanan psikologis secara terus menerus bisa berpotensi lebih besar untuk terkena asam urat. Oleh karena itu, selain memperbaiki gaya hidup dan pola makan, jagalah kesehatan mental agar senantiasa aman dari ancaman penyakit asam urat.

Konsumsi Alkohol Berlebihan: Minum alkohol berlebihan, terutama bir dan minuman berbasis gandum, dapat meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi kemampuan tubuh untuk mengeluarkannya.

Faktor Genetik: Riwayat keluarga dengan riwayat asam urat atau gangguan metabolik tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

Penuaan: Ternyata usia juga bisa menjadi penyebab asam urat. Lansia dan orang dewasa menjadi kelompok yang paling rentan terkena penyakit ini. Hal itu karena pada usia lanjut, ginjal dapat berkurang kinerjanya sehingga mempengaruhi proses pengolahan asam urat. Meski demikian harus disadari bahwa fakta dari berbagai sumber menyebutkan, orang muda juga tidak lepas dari ancaman terkena penyakit asam urat.

Gaya Hidup dan Kondisi Medis: Kondisi medis seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit ginjal juga dapat meningkatkan risiko asam urat. Gaya hidup yang kurang aktif dan kurang olahraga juga dapat memperburuk kondisi ini.

Efek samping obat-obatan: Menarik memang meski juga sangat disayangkan karena ternyata salah satu penyebab orang terkena asam urat adalah karena efek samping dari obat-obatan. Obat-obat jenis tertentu ternyata punya efek samping mempengaruhi metabolisme asam urat di dalam tubuh.

Ciri-ciri Asam Urat

Setelah membahas penyebab asam urat, maka mari kita lanjutkan pembahasan selanjutnya, yaitu ciri-ciri asam urat. Sudah dijelaskan sekilas di atas bahwa penyakit asam urat ini sangat menyiksa. Tubuh terasa pegal-pegal dan nyeri. Lalu apa ciri-ciri lainnya? Berikut adalah ciri-ciri penyakit asam urat selengkapnya:

1. Nyeri Pada Sendi

Salah satu ciri yang paling umum dari asam urat adalah rasa nyeri yang tajam dan menyakitkan pada sendi, terutama pada jari-jari kaki, lutut, pergelangan kaki, atau sendi lainnya. Nyeri ini seringkali muncul secara tiba-tiba dan dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

2. Sendi Mengalami Pembengkakan

Sendi yang terkena asam urat sering mengalami pembengkakan, kemerahan, dan panas saat disentuh. Ini disebabkan oleh peradangan yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di dalam sendi.

3. Sendi Kaku

Penderita asam urat juga mungkin mengalami kelemahan atau kekakuan pada sendi yang terkena, yang dapat membuat gerakan menjadi sulit atau terbatas.

4. Ciri Lainnya

Gejala asam urat seringkali lebih parah pada malam hari atau pagi hari setelah istirahat, karena kadar asam urat dalam tubuh cenderung lebih tinggi pada saat-saat tersebut.

Pada kasus yang lebih parah, asam urat yang berlebihan dalam tubuh juga dapat menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal dan pembentukan batu ginjal.

Selain pada sendi, kristal asam urat juga dapat menumpuk di bawah kulit, membentuk tonjolan yang disebut tofus. Tofus biasanya terjadi pada area yang sering terkena, seperti siku, jari-jari tangan, atau telinga.

Daftar Makanan Penyebab Asam Urat

Salah satu cara untuk mengurangi resiko peningkatan asam urat adalah dengan cara menghindari atau mengurangi beberapa jenis makanan yang berpotensi untuk meningkatkan kadar asam urat.

Berikut adalah daftar makanan penyebab asam urat:

     Daging Merah, semisal daging sapi, domba, dan babi, karena mengandung tinggi purin.

     Jeroan, seperti hati, ginjal, dan limpa, karena juga kaya akan purin.

     Makanan Laut, seperti sarden, teri, ikan teri, kerang, dan udang.

     Produk olahan daging seperti sosis, daging asap, dan daging kalengan cenderung tinggi purin.

     Minuman Beralkohol, terutama bir dan anggur, dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh dan mengganggu pengeluarannya.

     Minuman Manis dan kaya gula: Minuman yang mengandung fruktosa tambahan, seperti minuman bersoda atau minuman buah yang diproses, juga dapat meningkatkan risiko asam urat.

     Makanan Tinggi Lemak, seperti makanan cepat saji, makanan gorengan, dan makanan olahan, dapat memicu peningkatan kadar asam urat.

     Sayuran Tinggi Purin, termasuk bayam, asparagus, jamur, dan kembang kol.

     Buah-Buahan dengan Kandungan Fruktosa Tinggi, seperti anggur, jeruk, dan kiwi dapat meningkatkan risiko asam urat jika dikonsumsi berlebihan.

Meski jelas tidak mungkin menghindari sepenuhnya makanan-makanan di atas, tetapi untuk menjaga agar asam urat tidak kambuh, cobalah kurangi asupan makanan dalam daftar makanan penyebab asam urat tersebut.

Ricasid, pereda nyeri asam urat
Ricasid, pereda nyeri asam urat

Untuk membantu meredakan asam urat yang menyiksa, kini juga telah ada Ricasid, produk andalan dari Sido Muncul.

Ricasid adalah suplemen herbal yang sangat baik dalam membantu pegal linu dan nyeri sendi. Dengan kandungan alami seperti mahkota dewa, sambiloto, bawang putih dan temulawak, Ricasid bisa jadi pilihan utama untuk meredakan pegal linu dan nyeri sendi.

Guritno Adi
Guritno Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

Posting Komentar untuk "Waspada, Ini Dia Daftar Makanan Penyebab Asam Urat"