Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tips Sukses Menyelenggarakan ANBK di Sekolah

Tahun ini cukup spesial karena Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan pelaksaan ANBK untuk semua jenjang, baik itu SMA, SMP hingga SD.

ANBK sendiri adalah kependekan dari asesmen nasional berbasis komputer dimana siswa akan diminta untuk menjawab soal-soal yang ada melalui aplikasi yang dikeluarkan oleh Pusmenjar Kemdikbud. Ini merupakan terobosan yang cukup berani mengingat pandemi juga belum sepenuhnya usai dan Indonesia masih punya masalah serius di bidang pemerataan fasilitas penunjang pendidikan, misalnya komputer, internet dan juga sumber daya manusia sebagai pelaksananya.

ANBK SMA dan SMP telah selesai dilakukan. Tentu saja ada dinamika yang menarik sekaligus menegangkan yang terjadi di level akar rumput. Pihak sekolah, baik itu guru maupun teknisi dituntut untuk bisa memahami alur kerja asesmen nasional ini termasuk juga menyiapkan perangkat yang sudah sesuai prasyarat yang dibutuhkan. 

Kini ANBK untuk level Sekolah Dasar sudah di depan mata. Beberapa simulasi telah dilakukan dan pada puncaknya nanti akan diadakan asesmen yang dilakukan oleh siswa. Pemerintah juga memberikan beberapa bantuan kuota internet dan laptop yang tentu saja ini mendekatkan insan pendidikan pada model hybrid learning. 

Tentu ada banyak dinamika dan persoalan serius yang melingkupi seputar pelaksanaan ANBK jenjang sekolah dasar ini. Meski begitu, program ini sudah selayaknya didukung oleh semua pihak terkait agar cita-cita yang sudah disusun bisa dicapai.

ANBK 2021
ANBK 2021

Agar pelaksanaan ANBK SD tahun 2021 ini berjalan lancar, ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah selaku pelaksana utama : 

  1. Pastikan semua guru dan tendik sudah memahi sepenuhnya apa itu ANBK, termasuk proses, alur dan latar belakang.
  2. Pastikan sudah memilih metode yang sesuai dengan kondisi sekolah. Ada dua metode, yaitu full daring dan semi daring.
  3. Siapkan semua perangkat keras yang dibutuhkan, khususnya komputer dan jaringan internet.
  4. Catat tanggal-tanggal penting, seperti upload peserta, tarik data dari BIOS, penetapan gelombang/sesi, hingga simulasi dan hari pelaksanaan.
  5. Pastikan proktor dan teknisi benar-benar memahami alur kerja dan pelaksaan ANBK, termasuk mitigasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
  6. Sosialisikan dengan baik ANBK kepada siswa dan orang tua.
  7. Pastikan orang tua mendukung pelaksanaan ANBK.
  8. Teruslah berkoordinasi dengan pengawas, UPT Kecamatan, Dinas Pendidikan dan perangkat terkait khususnya jika menemui kendala.
  9. Pastikan untuk selalu mengikuti perkembangan yang ada, khususnya jika ada pembaharuan software ANBK, baik untuk proktor maupun komputer klien. 

Mari senantiasa berdoa agar ANBK ini bisa berlangsung dengan baik serta tidak henti berjuang agar pendidikan Indonesia dapat berkembang dengan terencana, bukan gonta-ganti kebijakan tanpa arah yang jelas. 

Baca juga : 

Editorial Esai Edukasi Bulan November 2021

Editorial Esai Edukasi Bulan Juni 2021

Editorial Esai Edukasi Bulan September 2020

Editorial Esai Edukasi Bulan Januari 2020

Editorial Esai Edukasi Bulan Desember 2019

Editorial Esai Edukasi Bulan Juni 2019

Editorial Esai Edukasi Bulan Maret 2019

Adi
Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

Posting Komentar untuk "Tips Sukses Menyelenggarakan ANBK di Sekolah "