Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Mengenal Project Based Learning

Pembelajaran berbasis proyek atau yang dikenal dengan project based learning (PBL) semakin digaungkan. Hal ini karena pembelajaran dianggap mampu meningkatkan daya berpikir kritis peserta didik sekaligus kreativitas dan kerjasama. 

pembelajaran berbasis proyek
Project Based Learning


Pengertian Project Based Learning

Ada cukup banyak pengertian dan konsep mengenai pembelajaran berbasis proyek. Beberapa diantaranya dirasa perlu untuk ditampilkan di sini.

Goodman dan Strives (2010) menyebutkan bahwa PBL adalah pendekatan pengajaran yang memiliki fondasi berupa kegiatan pembelajaran dan tugas nyata yang punya relevansi dengan kehidupan sehari-hari dan harus dipecahkan secara kelompok. 

Grant (2002) menyebutkan bahwa Project Based Learning adalah model pembelajaran yang melibatkan kerja proyek. 

Sedang menurut Boss dan Krauss (2007), PBL merupakan strategi pembelajaran inovatif dimana peserta didik melakukan investigasi melalui pertanyaan terbuka menerapkan pengetahuan untuk menghasilkan produk dan bekerja sama dalam kelompok. 

Jadi pada dasarnya bisa diambil kesimpulan bahwa PBL menuntut siswa untuk bisa membuat suatu proyek tertentu hasil dari pengetahuan yang sudah diajarkan atau menghasilkan suatu produk secara berkelompok. 

Prinsip Dasar Project Based Learning

PBL memiliki prinsip dasar seperti yang ditulis Wena (2009), yaitu : 

  1. Sentralistik, dimana proyek bukanlah tambahan atau sampingan tetapi adalah inti dari pembelajaran. 
  2. Pertanyaan/Permasalahan dimana ini adalah awal dari suatu kerja proyek, yaitu adanya pertanyaan maupun permasalahan yang harus dipecahkan. 
  3. Investigasi, yang mencakup kegiatan inkuiri dan pemecahan masalah.
  4. Otonomi, dimana peserta didik memiliki kebebasan dalam taraf tertentu untuk melakukan proyek dan memecahkan masalah.
  5. Realistis, dimana semua konten yang ada di dalamnya termasuk permasalahan dan penangannya tidak dibuat-buat melainkan terkait dengan kehidupan nyata. 
Baca juga artikel mengenai metode TPR dalam kegiatan pembelajaran. 

Karakteristik Project Based Learning

Lantas bagaimana karakteristik dari pembelajaran berbasis priyek ini? 

  • Bertumpu pada filsafat pendidikan konstruktivisme.
  • Adanya pertanyaan pembuka atau permasalahan untuk dipecahkan bersama.
  • Memiliki proyek yang harus dikerjakan sebagai jawaban atas permasalahan.
  • Bekerja secara berkelompok.
  • Memiliki 5 prinsip dasar, yakni sentralistik, adanya permasalahan, investigasi, otonomi dan realistis.
  • Menghasilkan suatu produk. 
Baca juga artikel tentang Blended Learning dari Esai Edukasi. 

Langkah-langkah Pembelajaran Berbasis Proyek

Berikut adalah skema pelaksanaan project based learning seperti yang diungkapkan oleh Rais dan Lestari (2015).

  1. Pengenalan masalah.
  2. Mendesain proyek.
  3. Menyusun jadwal proyek.
  4. Pelaksanaan dan monitoring proyek.
  5. Menguji hasil.
  6. Evaluasi dan refleksi. 
Itulah pengertian, prinsip dasar, karakter dan langkah-langkah pelaksaan pembelajaran berbasis proyek. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. 

Adi
Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

Posting Komentar untuk "Mengenal Project Based Learning "