Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pengertian Kurikulum Lengkap

Apa yang dimaksud dengan kurikulum? Mengapa penting bagi setiap lembaga pendidikan, peserta didik dan bahkan pemerintah untuk menyusun, memahami dan menjalankan isi dari sebuah kurikulum tersebut?

Memang pada dasarnya belajar bersifat dinamis. Setiap orang dimanapun dan kapanpun bisa belajar apapun. Terlebih di masa digital seperti sekarang ini. Namun untuk bisa belajar dengat terstruktur dan terencana, maka dibutuhkan kurikulum.

Tanpa itu, pembelajaran berpotensi berlangsung secara serampangan, tidak punya struktur dan tujuan yang jelas serta metode yang digunakan asal-asalan.

Bukan hanya guru dan pemerintah, sebenarnya siswa dan orang tua juga harus paham isi dari sebuah kurikulum yang sedang dipakai dalam proses pendidikan.

Pengertian Kurikulum

arti kurikulum
Pengertian kurikulum

Pengertian Kurikulum adalah sebuah program yang berisi serangkaian tujuan, rencana dan indikator yang harus dipakai dan dicapai dalam kurun waktu tertentu. Dengan adanya kurikulum, maka proses belajar menjadi terarah, jelas dan padu. 

Adapun definisi kurikulum menurut undang-undang dan para ahli adalah : 

  • UU Sistem Pendidikan Nasional No 20 Tahun 2003 pasal 1 butir 19 : Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
  • Harold B. Alberty : kurikulum merupakan semua kegiatan yang diberikan kepada peserta didik atas tanggung jawab sekolah. Kurikulum ini tak hanya terbatas pada segala hal di dalam kelas saja, melainkan juga semua kegiatan di luar sekolah.
  • Nana Sudjana :  kumpulan niat dan harapan yang tertuang dalam bentuk program pendidikan yang kemudian dilaksanakan dan diterapkan oleh guru di sekolah bersangkutan.

Fungsi Kurikulum dan Tujuan Pendidikan

tujuan kurikulum
fungsi Kurikulum

Adapun fungsi dari kurikulum adalah sarana untuk mencapai tujuan pendidikan yang sudah ditetapkan. Ada empat jenis tujuan pendidikan yang dimaksud, yakni : 

  • Tujuan Nasional (Pendidikan Nasional)
  • Tujuan Institusional (Lembaga atau Institusi)
  • Tujuan Kurikuler (Bidang Studi)
  • Tujuan Instruksional (Penjabaran Bidang Studi)

Sedangkan di luar itu, harus dimengerti bahwa semua pihak yang berkecimpung dalam proses pembelajaran juga harus memahami fungsi dari kurikulum. 

Untuk guru, fungsi dan arti kurikulum sangatlah penting. Bahkan bisa dikatakan proses pengajaran yang diselenggarakan oleh guru dan sekolah adalah berlandaskan kurikulum. Fungsi kurikulum bagi guru adalah sebagai pedoman kerja bagi pihak pendidik atau guru.

Dengan adanya kurikulum, guru dapat mengadakan evaluasi, pengembangan, perencanaan dan pemantauan terhadap perkembangan peserta didik dalam menyerap ilmu dan materi ajar yang sudah diberikan.

Untuk peserta didik, fungsi dari kurikulum adalah sebagai sarana untuk mengetahui apa saja tujuan pembelajaran, bagaimana indikator dari kesuksesan pembelajaran yang mereka jalani termasuk juga membantu mereka memetakan proses belajar. 

Lebih lanjut, ada enam fungsi dari kurikulum, yakni : 

No Fungsi Penjelasan
1 Fungsi Integrasi Fungsi ini diartikan bahwa kurikulum dapat menjadi alat yang akan membentuk pribadi-pribadi peserta didik yang utuh dan berintegritas di masyarakat melalui dunia pendidikan.
2 Fungsi Persiapan Fungsi ini diartikan bahwa kurikulum mampu memberikan modal atau persiapan bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri memasuki jenjang berikutnya, termasuk siap untuk hidup di masyarakat ketika tidak ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
3 Fungsi Penyesuaian urikulum dapat melakukan adaptasi terhadap berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan cenderung dinamis.
4 Fungsi diferensiasi Kurikulum menjadi alat pendidikan yang memperhatikan setiap pelayanan kepada peserta didiknya. Sebab setiap peserta didik memiliki perbedaan satu sama lain..
5 Fungsi Diagnostik Kurikulum berfungsi untuk memahami dan mengarahkan potensi yang dimiliki oleh setiap peserta didik supaya dapat terus menggali dan mengasah potensi tersebut, termasuk memperbaiki kelemahan yang dimiliki.
6 Fungsi Pemilihan Kurikulum memberikan fasilitas kepada peserta didik dengan cara memberikan kesempatan kepada mereka dalam memilih program pembelajaran sesuai minat dan bakat masing-masing anak.

Komponen Kurikulum

Menurut Subandiyah, ada 5 komponen kurikulum, yakni : 

  1. tujuan
  2. isi
  3. media
  4. strategi
  5. proses belajar

Sedangkan menurut Soemanto, ada 4 komponen dalam kurikulum, yaitu : 

  1. tujuan
  2. isi 
  3. interaksi belajar
  4. penilaian

Macam-macam Kurikulum di Indonesia

kurikulum di Indonesia
macam-macam kurikulum di Indonesia

Ada kalimat satir yang menyatakan bahwa setiap ganti mentri akan ganti kurikulum. Ini mengacu pada berbagai perubahan di bidang kurikulum setiap ada pergantian mentri pendidikan. 

  1. Rencana Pelajaran 1947
  2. Rencana Pelajaran Terurai 1952
  3. Rencana Pendidikan 1964
  4. Kurikulum 1968
  5. Kurikulum 1975
  6. Kurikulum 1984
  7. Kurikulum 1994
  8. Kurikulum 2004 (KBK)
  9. Kurikulum 2006 (KTSP)
  10. Kurikulum 2013
  11. Kurikulum Darurat
  12. Kurikulum Merdeka 

Demikianlah ulasan mengenai definisi dan pengertian kurikulum disertai tujuan serta fungsinya. Baca juga artikel menarik lainnya dari Esai Edukasi - web pendidikan dan parenting Indonesia.

Adi
Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

Posting Komentar untuk "Pengertian Kurikulum Lengkap"