Mengenal Politik Kantor Dan Cara Memanfaatkannya

Politik Kantor adalah suatu kondisi dimana terjadi upaya dari orang  yang ada di sebuah intitusi atau perusahaan untuk berebut pengaruh demi sebuah kepentingan, antara lain promosi jabatan, memenangkan proyek atau menyingkirkan kompetitor.

Pada umumnya politik kantor pasti terjadi, namun tingkat intensitasnya bisa beragam antara satu institusi dengan yang lain. Keberagaman ini bisa disebabkan banyak hal, antara lain ; sumber daya manusia, tingkat kepentingan, kekerabatan hingga adu cerdas dari para pegawai bertalenta.

Banyak orang menutup mata dan tidak mau terlibat, namun ada sebagian yang justru larut dalam politik kantor. Perlu disadari bahwa terkadang hal ini merembet ke isu yang tidak konstruktif, seperti nepotisme, koneksi hingga SARA. Padahal jika dilihat lebih mendalam semua tak lain karena satu hal, yakni kepentingan.

intrik dan affair di kantor
cara menghadapi politik kantor

Dalam artikel berikut, Esai Edukasi sebagai sebuah blog pendidikan-parenting-pengembangan diri akan berbagi mengenai politik kantor dan cara memanfaatkannya. Kami harap Anda bisa menjadi lebih bijak dan waspada, serta tetap mengedepankan etika, norma dan idealisme.

Bentuk Politik Kantor

Apa itu politik kantor? Bagaimana bentuk sebenarnya dari politik kantor? Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, kami akan menyajikan beberapa ilustrasi.

Mendapatkan Promosi

Suatu saat kantor Anda sedang mencari seorang kandidat untuk posisi kepala cabang. Para pegawai senior mengincar kesempatan tersebut. Beberapa kemudian mendekati atasan yang berwenang menunjuk sang kepala cabang baru.

Hal inipun sebenarnya sudah bisa dikatakan politik kantor. Terlebih kemudian beberapa kandidat mulai menyusun rencana, seperti mendekati karyawan lain untuk memberi saran siapa kepala cabang pilihan para karyawan, menyebarkan desas-desus yang tidak benar, hingga memberikan gratifikasi.

Menyingkirkan Kompetitor

Seorang rekan merasa posisinya terancam oleh Anda. Ia menganggap skill dan loyalitas Anda jauh lebih mumpuni dan ia merasa tidak tenang dengan hal itu.

Alih-alih meningkatkan kapabilitas, ia justru menyebarkan hoax di lingkungan kantor, memberikan hal-hal tertentu pada atasan untuk menekan Anda hingga membuat Anda tidak betah. Ini juga contoh politik kantor.

Memperoleh Keuntungan

Demi memenangkan tender, seorang manajer memanfaatkan relasi yang ia miliki untuk mempengaruhi kebijakan perusahaan. Padahal skill dan kemampuannya sangat buruk. Namun karena kemampuan diplomasi, keberian menyuap dan kecerdikan dalam memanfaatkan networking yang ia miliki, ia berhasil juga. Ini bukan hanya politik kantor, melainkan sudah masuk dalam tahap pelanggaran hukum.

Tips Memanfaatkan Politik Kantor

Berikut kami sajikan beberapa tips praktis yang bisa Anda aplikasikan untuk dapat terhindar dari efek buruk politik kantor dan bahkan bukan tidak mungkin justru mengambil manfaat secara positif.

Inilah cara menghadapi politik kantor dengan tepat dan elegan.

Jangan jadi seorang lone wolf

Ini saran yang harus Anda lakukan. Jangan pernah berjalan sendiri. Setidaknya milikilah beberapa sahabat yang bisa menjadi kawan Anda dalam suatu kumpulan seperti kantor.


Tingkatkan kemampuan diplomasi

Seperti yang diutarakan Bonnie Marcus, pakar dan praktisi human resources dari Forbes, Anda tak akan bisa menghindari apa yang dinamakan politik kantor.

Mengingat fakta di atas, maka Anda harus menghadapinya. Lagipula bisa jadi ini satu-satunya jalan untuk meningkatkan karir Anda.

Lalu apa yang harus dilakukan? Bagaimana cara melawan politik kantor? Tingkatkan kemampuan diplomasi. Latih skill interpersonal Anda dan cobalah untuk mengembangkan jiwa leadership.

Silahkan baca artikel tentang 20 buku yang akan membantu Anda mengembangkan jiwa kepemimpinan dan mengoptimalkan potensi. 


Tingkatkan skill

Apapun yang terjadi, jangan pernah berhenti untuk bertumbuh dan berkembang. Tingkatkan skill Anda dan bahkan cobalah untuk menambah keterampilan baru yang bisa menunjang pekerjaan Anda di dalam maupun di luar kantor.


Pahami kondisi dengan baik

Jangan terjebak pada satu kubu, melainkan tetaplah jalin relasi yang baik dengan semua pihak. Jadilah bijak dan pahami semua kondisi dan situasi.

Seperti dikutip dari situs mindtools , salah satu kunci sukses memenangi office politics adalah dengan memahami struktur organisasi dengan baik termasuk job deskripsi dan wewenang dari masing-masing orang yang ada di institusi tempat anda bekerja.

Ini bukan hanya tentang siapa bersama siapa, namun siapa sebenarnya mengincar apa. Dan yang lebih penting, dimana posisi Anda diantara para politikus kantor tersebut.


Jaga idealisme

Dengan tetap memegang teguh idealisme, sebenarnya semua pihak akan berlomba-lomba menarik Anda menjadi bagian dari mereka. Anda akan menjadi simbol dari pekerja sejati yang masih idealis. Manfaatkan ini dengan baik untuk bisa meningkatkan karir Anda, namun dengan cara yang elegan dan benar.


Siapkan Plan B. 

Jikalau ternyata intensitas politik kantor di perusahaan Anda sudah sampai pada taraf sangat parah dan suatu saat Anda bisa jadi korbannya, maka siapkan Plan B. Ada dua hal yang bisa Anda lakukan.

Pertama, segera mulai pekerjaan sampingan di luar perusahaan. Minta istri Anda untuk membantu mengelola side project Anda. Hubungi orang-orang yang masih terkoneksi dengan Anda saat ini karena nanti mereka akan menjadi aset yang penting saat akan benar-benar menekuni usaha Anda sendiri.

Kedua, segeralah berinvestasi. Anda bisa memulai membeli saham, reksadana atau asuransi. Sebelumnya, kami sangat menyarankan anda membaca artikel mengenai seluk beluk asuransi di sini agar wawasan Anda perihal dunia asuransi semakin luas.


Itulah tips praktis mengenai cara memanfaatkan dan memenangkan politik kantor. Gunakan dan aplikasikan untuk tujuan yang baik. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda. Baca terus artikel menarik lainnya dari Esai Edukasi, blog pendidikan-parenting-pengembangan diri. 

Belum ada Komentar untuk "Mengenal Politik Kantor Dan Cara Memanfaatkannya"

Posting Komentar

Artikel Terbaru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel