Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

200+ Macam Metode Pembelajaran dan Contohnya

Metode pembelajaran merupakan elemen penting dalam suatu proses belajar mengajar. Meski ada berbagai contoh dan jenis, namun memilih metode yang paling tepat ketika mengajar juga butuh pertimbangan yang tidak mudah.

Artikel ini akan membahas mengenai : 

  1. Definisi metode pembelajaran 
  2. Macam-macam metode pembelajaran 
  3. Cara memilih metode pembelajaran yang tepat

1. Pengertian Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran merupakan cara atau metode yang dipilih (oleh guru maupun fasilitator pendidikan) dalam melaksanakan proses belajar mengajar. 

Sedangkan definisi metode pembelajaran dari para ahli adalah sebagai berikut :

Metode pembelajaran adalah suatu proses yang sistematis dan teratur yang dilakukan oleh pendidik dalam penyampaian materi kepada muridnya. Dengan adanya cara ini maka diharapkan proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik. 

Selain penjelasan di atas, kita bisa melihat beberapa definisi yang diungkapkan para ahli berikut :

  • Menurut Nana Sudjana, metode pembelajaran merupakan cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya proses belajar dan mengajar.
  • Menurut Sobri Sutikno, isitilah metode pengajaran mengacu pada cara-cara dalam menyajikan materi pelajaran yang diberikan kepada murid agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan.
  • Sedangkan definisi dari Hasby adalah seperangkat cara yang dilakukan guna mencapai tujuan tertentu dalam proses pembelajaran.
  • Pengertian selanjutnya datang dari Abdurrahman Ginting. Beliau memberi definisi metode pembelajaran sebagai cara atau pola yang khas dalam memanfaatkan berbagai prinsip dasar pendidikan serta berbagai teknik dan sumber daya terkait lainnya supaya terjadi proses pembelajaran pada diri siswa.
  • Sedang menurut Ahmadi, metode pembelajaran adalah suatu pengetahuan tentang beberapa cara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau instruktur.

Tujuan Metode Pembelajaran

Secara garis besar ada dua tujuan metode pembelajaran dalam kaitannya dengan aktivitas belajar sehari-hari. Kedua tujuan dari metode pembelajaran adalah : 

Membuat Pembelajaran Menjadi Fokus, Terstruktur dan Terpadu

Bayangkan jika seorang guru tanpa persiapan apapun termasuk juga tanpa menguasai metode pembelajaran yang seharusnya. 

Apa yang terjadi jika ia kemudian berada di dalam kelas. Walau sudah dipersenjatai oleh buku yang berisi materi hari itu, ia pasti akan tetap kesulitan dalam menjalankan tugasnya di kelas. 

Bisa jadi kegiatan belajar menjadi tidak fokus, melebar ke topik yang tidak seharusnya bahkan hanya berakhir dengan sesi curhat dan marah-marah. 

Pembelajaran yang efektif sangat diperlukan dan merupakan sebuah keharusan. Lawan dari pembelajaran efektif adalah pembelajaran yang sia-sia, tidak jelas dan ngelantur. 

Dalam mewujudkan pembelajaran efektif, perlu adanya kebijaksanaan untuk memilih jenis metode yang sesuai.

Sarana Mencapai Tujuan Pembelajaran

Metode berfungsi sebagai sarana untuk menghantarkan siswa dan guru sama-sama mencapai tujuan dari pembelajaran. Dengan macam-macma metode pembelajaran yang tepat, transfer ilmu bisa terjadi dengan baik, termasuk juga peningkatan pemahaman, penguatan motivasi dan mendapatkan skill baru. 

Untuk itulah penting sekali bagi para guru memahami hakikat metode pembelajaran beserta contoh-contohnya. Diharapkan dengan hal itu kualitas proses belajar mengajar akan meningkat. 

Sedangkan apa tujuan dari penerapan metode pembelajaran? Tentu ada tujuannya. Adapun beberapa tujuan metode belajar adalah sebagai berikut:

  • Untuk membantu menemukan, menguji, dan menyusun data yang dibutuhkan dalam upaya pengembangan disiplin suatu ilmu.
  • Untuk memudahkan proses pembelajaran dengan hasil yang baik sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai.
  • Untuk menghantarkan sebuah pembelajaran ke arah yang ideal dengan tepat, cepat, dan sesuai dengan yang diharapkan. Agar proses pembelajaran dapat berjalan dalam suasana menyenangkan dan penuh motivasi sehingga materi pembelajaran lebih mudah dimengerti oleh siswa.
  • Menjelaskan pengertian tiap-tiap metode mengajar yang dibahas;
  • Menerangkan tujuan yang dicanangkan dari penggunaan setiap metode mengajar;
  • Untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan individualnya sehingga dapat mengatasi permasalahannya dengan terobosan solusi alternatif.
  • Untuk membantu proses belajar mengajar sehingga pelaksanaan kegiatan pembelajaran dapat dilakukan dengan cara terbaik.
  • Mengungkapkan relatif penggunaan tiap-tiap metode mengajar dalam pengajaran;
  • Menyebutkan berbagai kekuatan dan keterbatasan tiap-tiap penggunaan metode mengajar;
  • Menjelaskan prosedur penggunaan tiap-tiap metode dalam pengajaran. 
  • Merancang kegiatan pembelajaran dengan menggunakan tiap-tiap metode mengajar.
jenis-jenis metode pembelajaran
contoh-contoh metode pembelajaran

2. Contoh-Contoh Metode Pembelajaran 

Pada dasarnya ada 4 jenis metode pembelajaran, yakni :

  1. Teacher-Centered Method. (Berpusat pada guru)
  2. Student-Centered Method. (Berpusat pada siswa)
  3. Using Low-Tech. (Tidak menggunakan teknologi yang rumit)
  4. Using High-Tech. (Banyak menggunakan teknologi canggih)

Untuk lebih jelasnya mengenai pembahasan masing-masing jenis dan macam-macam metode pembelajaran secara lebih terperinci, silahkan simak uraian berikut. 

1. Teacher-Centered Method

Metode pembelajaran pertama adalah teacher-centered method atau berpusat pada guru. Ini adalah jenis metode dimana guru merupakan sumber, pusat dan pengendali kegiatan belajar mengajar. Meski terdengar konvensional dan kuno, namun pada kenyataannya Teacher-Centered Method masih banyak digunakan.

Terlepas dari semua opini yang ada, metode Teacher-Centered memiliki keunggulannya sendiri. Pilihan ini bisa diambil untuk menerangkan suatu konsep atau cara yang benar-benar baru dan guru adalah sebagai sumber pembelajaran utama. Misal, mengajarkan cara membaca dan menulis kepada siswa kelas kecil. 

2. Student-Centered Method

Student-Centered Method adalah suatu metode pembalajaran di mana siswa juga terlibat aktif sebagai subyek dan pelaku dalam proses belajar mengajar, alih-alih hanya menjadi obyek semata. 

Banyak model pembelajaran terkini yang bersumber dari metode ini. Ada banyak sekali nilai plus dari Student-Centered Method.

3. Low-Technology

Tidak semua subyek atau tema dalam proses belajar mengajar harus mensyaratkan penggunaan teknologi tinggi. Meski demikian, sering guru memilih metode Using Low-Technology karena memang faktor keterbatasan.

4. High-Technology

Untuk pembelajaran terkini, memang sebaiknya menggunakan teknologi tinggi agar siswapun juga familiar dengan kemajuan zaman. Hal ini penting untuk mempersiapkan mereka menyongsong era digital dan teknologi seperti sekarang ini.

Contoh Metode Pembelajaran Populer

Berikut ini adalah 50 macam metode pembelajaran yang cukup populer dan sudah digunakan oleh banyak guru dari masa-ke masa.  Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kelebihan, kekurangan dan penjelasan masing-masing metode, silahkan klik tautan / tulisan berwarna biru. 

Metode Ceramah

Macam-macam metode pembelajaran lainnya adalah ceramah yakni sebuah metode dimana guru berperan sebagai sumber informasi yang memberikan pengetahuan dan wawasan kepada semua siswa. Metode ceramah termasuk dalam golongan teacher-centered method. 

Metode Diskusi

Contoh metode pembelajarna selanjutnya adalah diskusi adalah sebuah metode dimana siswa (dan juga guru) membentuk suatu kelompok diskusi. Ada beragam variasi cara pelaksanaan diskusi. Metode diskusi termasuk dalam golongan student-centered method. 

Metode Interview

Metode interview adalah suatu metode dimana siswa dan guru melakukan wawancara, salah satu bentuknya adalah dengan tanya jawab. Ada banyak variasi bentuk tanya jawab yang dilakukan. Metode interview pada dasarnya bisa digolongkan sebagai teacher-centered ataupun student-centered. 

Metode Resitasi

Metode resitasi adalah suatu metode dimana guru meminta siswa mempelajari, membaca, mengerjakan atau mengulang kembali bahan pelajaran yang sudah atau sedang atau akan dipelajari agar hasil yang didapatkan semakin efeketif. Metode resitasi pada dasarnya bisa digolongkan sebagai teacher-centered ataupun student-centered. 

Metode Karyawisata

Metode karyawisata adalah suatu metode pembelajaran untuk mengajak siswa melakukan kegiatan belajar di luar kelas sambil berwisata. Ini adalah salah satu contoh metode pembelajaran yang disukai siswa pada umumnya. Seyogyanya dalam kegiatan tujuan utamanya tetaplah untuk mempelajari hal baru yang tidak bisa dilakukan di kelas. 

Metode Demonstrasi 

Contoh dari macam-macam metode pembelajaran selanjutnya adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan dan urutan melakukan kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan

Metode Debat

Metode ini metitikberatkan pada kegiatan debat sebagai sarana meningkatkan keterampilan dan kemampuan siswa.  Debat adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan

Metode Drama

Siswa memerankan peran atau naskah improvisasi, dalam situasi sosial atau interpersonal yang realistis dan mengandung suatu masalah. Metode drama memberikan siswa kesempatan untuk bermain peran , baik secara langsung, atau secara virtual sekaligus memahami lebih lanjut materi yang diajarkan.

Metode Montessori

Selanjutnya adalah metode pembelajaran Montessori, yakni sebuah metode ajar yang berlandaskan kepada pemikiran dan hasil penelitian Dr Maria Montessori, seorang pedagogis dari Italia. 

Metode Video dan Audio-visual

Dengan menggunakan metode ini, guru akan membutuhkan sarana dan prasarana khusus, misalnya seperti alat pemutar video, alat editing video, dan lain lain.

Semakin hari, penggunaan metode video pembelajaran sangat penting dan menjadi makin populer dewasa ini, khususnya dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas. 

Metode Kerja Kelompok

Kerja sama dan komunikasi merupakan dua elemen penting yang harus diterapkan dalam pendidikan. Siswa harus menguasai skill yang dibutuhkan di era industri 4.0 seperti sekarang ini.

Metode kerja kelompok adalah sebuah cara dimana guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok berdasarkan pertimbangan tertentu untuk kemudian setiap kelompok menyelesaikan suatu tugas yang diberikan. 

Metode Mind Mapping / Brainstorming

Mind mapping adalah metode belajar yang memaksimalkan fungsi otak kanan dan kiri. Teknik ini menggunakan penjelasan secara visual dengan garis, warna dan bentuk yang menarik sehingga siswa tidak bosan dalam menyimak materi. 

Metode TPR

TPR adalah kepanjangan dari Total Pyhsical Rensponses, yakni sebuah metode yang biasanya digunakan dalam pembelajaran bahasa asing. Dalam metode TPR ini, siswa akan diajarkan memahami kata baru dengan cara melakukan gerakan yang merujuk pada pengertian dari kata tersebut. 

Metode Dictation 

Metode diktasi atau dictation adalah sebuah metode pembelajaran dimana guru mendikte dan siswa menyimak, menulis, atau mengerjakan kegiatan lain yang masih terkait dengan hal itu. Biasanya kegiatan dikte dilakukan di kelas kecil tetapi tidak menutup kemungkinan di kelas-kelas lebih besar. 

Tentu masih banyak lagi metode ajar yang lain namun kelima belas contoh macam-macam metode pembelajaran yang ada di daftar tersebut sudah cukup mewakili banyaknya pilihan yang bisa diambil oleh para pendidik dalam melaksanakan KBM di kelas.

--|--

Harus disadari saat ini banyak sekali guru maupun lembaga pendidikan yang menciptakan metode pembelajaran baru dengan harapan mampu memberikan nuansa yang menyenangkan, mempermudah proses transfer pengetahuan serta meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa tentang materi yang diajarkan. 

Merujuk kepada Universitas San Diego (lihat tautan di daftar referensi), 50 metode pembelajaran terbaru tersebut antara lain adalah sebagai berikut : 

  • Appointments with students
  • Art-based projects
  • Audio tutorials
  • Author’s chair
  • Book reports
  • Bulletin boards
  • Brainstorming
  • Case studies
  • Chalkboard instruction
  • Class projects
  • Classroom discussion
  • Classroom video diary
  • Collaborative learning spaces
  • Collaborative visual classroom
  • Creating murals and montages
  • Current events quizzes
  • Debates
  • Designated quiet space
  • Discussion groups
  • DIY activities
  • Dramatization (plays, skits, etc.)
  • Educational games
  • Educational podcasts
  • Essays (Descriptive)
  • Essays (Expository)
  • Essays (Narrative)
  • Essays (Persuasive)
  • Exhibits and displays
  • Explore different cultures
  • Field trips
  • Flash cards
  • Flexible seating
  • Gamified learning plans
  • Genius hour
  • Group discussion
  • Guest speakers
  • Hands-on activities
  • Individual projects
  • Interviewing
  • Journaling
  • Laboratory experiments
  • Learning contracts
  • Learning stations
  • Lecturing
  • Literature circles
  • Making posters
  • Math games
  • Mock conventions
  • Motivational posters
  • Music from other countries/cultures
  • Oral reports
  • Panel discussions
  • Peer partner learning
  • Pen pals
  • Photography
  • Problem solving activities
  • Reading aloud
  • Readers’ theater
  • Recitation
  • Reflective discussion
  • Research projects
  • Rewards & recognition
  • Role playing
  • School newspapers
  • Science fairs
  • Scrapbooks
  • Sister city programs
  • Spelling bees
  • Storytelling
  • Student podcasts
  • Student portfolios
  • Student presentations
  • Student-conceived projects
  • Supplemental reading assignments
  • TED talks
  • Team-building exercises
  • Term papers
  • Textbook assignments
  • Think-tac-toe
  • Time capsules
  • Timelines
  • Use of community or local resources
  • Video creation
  • Video lessons
  • Vocabulary lists
  • Web quests
  • Word walls
  • Workbooks
Selain itu ada juga beberapa contoh metode pembelajaran lainnya, antara lain : 

NoMetodeNoMetodeNo Metode
1Drama52 Inquiry-based learning103 Abacus
2Surveys53 Object-based learning104 Audiobooks
3Unit tests54 Expeditionary Learning105 Bank Street
4Think Pair Share55 Codes to remember106 Competitions
5Jigsaw56 Kumon107 Cubing
6Role-playing57 Big Group Discussion108 Deduction
7Turn and Talk58 Kinesthetic teaching109 Didactic
8Puppets59 Harkness table110 Discovery
9Flannel boards60Video and Audiovisual111 Dogmatic
10Case studies61 Music therapy112 Fishbone
11Pen pals62 Play-way113 Fishbowl
12Audio-tutorial lessons63 Hand signals114 Dairy Books 
13Mobile apps64 Quick write115 Future Wheel
14Experiential Learning65 One on one116 Hands-off
15 Flowcharts66 Rewarding117 Hands-on
16 Vocabulary drills67 Shared reading118Reading comprehension
17 Bulletin boards68 Animated gesturing119 Induction
18 Think Aloud69 Literature Circles120 Mind maps
19 Brainstorming70 Instructional Videos121 Mnemonics
20 Alphabet Brainstorm71Journaling122 Montessori
21 Differentiated Instruction72 Station teaching123 Online Learning Tools
22 Cramming73 Learning station124 Phonics
23 Read-aloud74 Salt dough maps125 Raft
24 Interactive read aloud75 Scaffolding126 Rubrics
25 Reciprocal teaching76 Heads together127 Sandwich
26 Guided reading77 K-W-L charts128 Self-learning
27 Active Listening78 Total Physical Response129 Seminar
28 ABL79 Tic-tac-toe board130 Silent way
29Puzzles80 Miming131 Simulation
30Textbook assignments81 Just a minute132 Smart cards
31Class summary82 Four corners133 Snowball
32Library research83 Peer tutoring134 Socratic
33Flashcards84 Outdoor teaching135 Spiral
34Field trips85 Surprise tests136 Talk and chalk
35Info-graphics86 Symposium137 Task cards
36Making Board87 Suggestopedia138 Unit method
37Laboratory Experiments88 Exit cards139 Vee maps
38Posters89 Brain Dumps140 Z to A
39Use of motion pictures90 Sense of humour141Buzz groups
40Storytelling91Social Project142Class discussion
41Student teachers92 Gamification143Class projects
42Weekly Assessments93 Social media platform144Demonstration
43News Anchor94 Push in145Gallery walk
44Workbooks95 Panel discussion146Lecture
45Home tests96 Intellectual Challenge147Making connections
46Idea into the picture97 Recordings148Oral Questions
47Reading aloud98 Match it challenge149Presentation
48ABA99 Periodical Revision150Repeating points
49Student reports100 Reading Comprehension151Student-Centered Discussions
50Debate101 Explicit Teacher Modeling152Task-based learning
51Quiz102 Design Thinking153Word walls

3. Cara Memilih Metode Pembelajaran yang Tepat

Pada bagian ini akan membahas tentang cara memilih metode pembelajaran yang tepat. Untuk melakukannya, setidaknya ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain : 

  • Memetakan materi.
  • Memahami gaya belajar Anak.
  • Mempertimbangkan kelengkapan sarana-prasarana yang ada.
  • Mengukur estimasi waktu pembelajaran. 

Tentu ada banyak hal lain yang perlu dilakukan. Semuanya berfungsi sebagai modal bagi guru dalam memilih metode pembelajaran yang tepat untuk suatu subyek, unit, tema atau bab. 

Setelah dirasa cukup memahami semua kondisi yang terkait, selanjutnya adalah memilih topik dan metode dengan tepat. Inilah beberapa pertanyaan yang akan membantu untuk memilih metode pembelajaran dengan benar : 

  1. Apa materi yang diajarkan? Jika materi yang diajarkan memang berupa teori, maka metode yang tepat bisa dengan ceramah, menonton video (metode audio-visual), resitasi, dll. Jika materi yang diajarkan berupa pemahaman akan suatu konsep, maka bisa dengan demonstrasi ataupun workshop.
  2. Bagaimana materi diajarkan? Cukupkah hanya dengan metode chalk and talk? Atau siswa perlu mendalami sendiri sehingga harus memakai metode problem based learning? 
  3. Apa output yang diinginkan? Jika yang diinginkan adalah siswa mampu menciptakan sesuatu berdasarkan konsep yang dipelajari, bisa memakai metode karya ilmiah, project based learning ataupun class project.
  4. Apakah diperlukan kerja sama antar siswa? Jika ya, maka bisa menggunakan metode kerja kelompok, pair-teaching ataupun jigsaw. 
  5. Apakah tersedia sarana dan prasana yang mencukupi? Jika iya, bisa dengan metode yang menyertakan aplikasi internet atau media pembelajaran berbasis daring. 
  6. Bagaimana cara menguji pemahaman siswa? Apakah mereka perlu presentasi, debat, storytelling, memamerkan karya atau mengumpulkan protofolio?

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memilih apa metode terbaik yang cocok untuk mengajarkan suatu unit di kelas. Tentu setiap sekolah, kelas bahkan kelompok siswa punya perbedaan masing-masing sehingga tidak ada formula paten dalam menentukan metode yang terbaik untuk semua siswa. Pertama tentu saja seorang guru harus tahu macam-macam metode pembelajaran yang ada. 

Demikianlah pengertian metode pembelajaran beserta contoh dan ulasan singkatnya. Silahkan nikmati juga artikel lainnya dari Esai Edukasi seputar model pembelajaran yang mengulas pengertian dan berbagai macam jenis serta kelebihan dan kekurangannya. 

Referensi dan Bacaan Lebih Lanjut : 

  • Pengertian metode pembelajaran Jigsaw dan langkah-langkahnya - https://www.esaiedukasi.com/2021/01/metode-jigsaw.html
  • Cara meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa - https://www.esaiedukasi.com/2021/09/kemampuan-berpikir-kritis-siswa.html
  • The Complete List of Teaching Methods ditulis oleh Joseph Lathan, PhD - https://onlinedegrees.sandiego.edu/complete-list-teaching-methods/
  • Teaching Methods - University at Buffalo - https://www.buffalo.edu/catt/develop/design/teaching-methods.html
  • Teaching Method - https://www.buffalo.edu/catt/develop/design/teaching-methods.html

Adi
Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

2 komentar untuk "200+ Macam Metode Pembelajaran dan Contohnya "