Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Membuat Skripsi yang Benar dengan Cepat

Cara Menulis Skripsi dengan Mudah -  Dalam artikel ini, kami akan membahas mengenai pengertian skripsi secara umum serta cara menyusunnya. Juga dibahas hal-hal yang biasanya menjadi penghalang bagi mahasiswa dalam menyusun skripsi berikut tips-tips sederhananya.

Skripsi, Sebendel Kertas Penuh Arti

Beberapa waktu lalu pernah heboh foto yang memperlihatkan tumpukan skripsi yang dibuang di tempat sampah. Entah apa cerita di balik foto tersebut, yang jeas skripsi sangat tidak layak disamakan dengan kertas bungkus gorengan. Skripsi adalah sebuah perwujudan perjuangan seorang mahasiswa dalam mendapatkan gelar S-1 nya. Entah itu ia membuatnya dengan susah payah, atau meng-copas dengan brutal dan sadis.

Di Indonesia sendiri, mayoritas perguruan tinggi masih mewajibkan mahasiswanya untuk mengerjakan skripsi. Harus diketahui bahwa skripsi adalah sebuah karya ilmiah, sehingga tentu saja penyusunannya harus melalui kaidah-kaidah ilmiah yang sudah ditetapkan.

Adapun dalam penyusunan skripsi ini, seorang mahasiswa diwajibkan untuk dibimbing satu atau dua orang dosen. Nantinya, para dosen itu disebut dosen pembimbing.

Sebelum berhak memulai menyusun skripsi secara resmi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Syarat-syarat ini bervariasi untuk setiap kampusnya, seperti harus sudah mengambil beberapa mata kuliah tertentu sebelumnya hingga wajib menyelesaikan administrasi tertentu.

Lalu bagaimana tahapan dari penyusunan skripsi tersebut? Inilah alur menulis skripsi dari pengajuan judul - sempro (seminar proposal) - sidang skripsi. 

  1. Pendaftaran untuk mengambil skripsi dan biasanya dilanjutkan dengan pengumuman dari pihak kampus bahwa mahasiswa tersebut berhak untuk menyusun skripsi atas bimbingan satu atau dua orang dosen pembimbing yang ditunjuk kemudian.
  2. Pengajuan judul skripsi. Biasanya disertai dengan beberapa kali konsultasi terlebih dahulu dengan dosen pembimbing agar judul skripsi sesuai dengan topik yang ingin diteliti.
  3. Pengajuan proposal skripsi yang terdiri dari bab I sampai III.
  4. Seminar proposal skripsi di depan dosen pembimbing atau bisa juga di depan beberapa mahasiswa lain.
  5. Penelitian yang sewajibnya didampingi oleh dosen pembimbing.
  6. Konsultasi tahap akhir oleh dosen pembimbing untuk kemudian diijinkan mengikuti sidang skripsi.
  7. Sidang skripsi di hadapan dosen penguji.

Jika skripsi adalah sebutan karya ilmiah penelitian untuk menempuh gelar sarjana S-1, maka untuk S-2 dinamakan thesis dan untuk S-3 dinamakan desertasi.

Umumnya skripsi sudah bisa diambil ketika menginjak semester 6 atau 7. Semakin awal sebenarnya semakin baik, karena penyusunan skripsi adalah sebuah proses yang panjang dan tidak mudah.

Cara Membuat Skripsi yang Benar

Cara Membuat Skripsi yang Benar dengan Cepat
Cara Membuat Skripsi yang Benar dengan Cepat

Dalam bagian ini akan dijelaskan cara membuat skripsi yang benar, dengan asumsi proses penyusunan skripsi adalah 2 semester.

Pada umumnya banyak mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih dari 1 tahun hanya untuk membuat skripsi. Ini sungguh disayangkan karena dapat berpotensi membuat waktu lulus molor atau tertunda.

Untuk itu ketahui cara menulis skripsi yang benar agar bisa lulus tepat waktu, bahkan lebih cepat. Intinya adalah ketekunan, pantang menyerah, kreatif dan bertanggung-jawab.

Bagian 1 : Menentukan Topik Skripsi 

Ini adalah bagian paling awal dalam menulis skripsi. Tentukan topik yang ingin diteliti. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih topik, seperti : 

  1. Tingkat kesulitan : Jangan memilih topik yang terlampau sulit untuk diteliti, meski terdengar bagus. Idealisme memang terdengar keren namun jika itu menyusahkan diri sendiri, lebih baik tidak perlu dilakukan. Ingat, makin sulit suatu topik makin besar kemungkinan gagal.
  2. Biaya : Skripsi pasti membutuhkan biaya, diluar biaya cetak kertas dan persiapan sidang. Beberapa hal yang perlu dipikirkan seperti akomodasi dalam melakukan penelitian, biaya membuat surat ijin instansi, dll. 
  3. Trend : Cari judul dan topik yang bukan murahan, tetapi masih menjadi trend. Ini akan memberikan persepsi bagus dari dosen pembimbing. Beberapa topik yang trend misalkan pembelajaran online, marketplace, sumber energi terbarukan, dll.
  4. Sumber referensi : Cari topik yang memiliki teori dan sumber referensi yang melimpah. Ini akan sangat berguna dalam menyusun bab kajian teori atau landasan pemikiran

Ada baiknya untuk memilih topik yang sudah pernah diteliti oleh mahasiswa sebelumnya namun tidak pasaran. Misalkan dalam satu angkatan belum ada yang meneliti tentang hubungan antara status pernikahan mahasiswa dengan kesulitan menulis skripsi. Tetapi topik itu pernah ditulis beberapa tahun lalu oleh orang lain. 

Pilihlah topik semacam itu karena meski terbilang baru dan berbeda dari yang lain, namun sebenarnya sudah ada 'contoh' yang bisa dijadikan panduan. 

Bagian 2 : Ketahui Kebijakan Kampus tentang Penyusunan Skripsi

Gagalnya mahasiswa dalam menulis skripsi adalah tidak paham kebijakan kampus terkait hal penyusunan skripsi. 

Setiap kampus memang punya kebijakan yang berbeda-beda. Namun tentu saja hal ini pasti sudah disosialisasikan kepada mahasiswa. Untuk itu ketahui setiap kebijakan yang ada seperti : syarat SKS, struktur penyusunan skripsi, model skripsi yang diperbolehkan hingga biaya administrasi. 

Bagian 3: Fokus

Ini akan sangat mengecewakan bagi mahasiswa super-aktif yang gemar organisasi, tetapi jika memang ingin lulus tepat waktu, kurangi waktu untuk berorganisasi dan fokuslah menulis skripsi. 

Makin cepat, makin baik karena setelah lulus akan ada banyak waktu untuk kembali terjun ke dunia organisasi. 

Bagian 4 : Tentukan Judul Skripsi

Sekarang bagian selanjutnya, yakni menentukan judul skripsi. Setelah memilih topik dan memastikan bahwa ada teori dan kajian ilmiah lain terkait topik tersebut, sekarang saatnya memilih judul skripsi. 

Intinya adalah menyarikan topik dan penelitan ke dalam suatu kalimat yang formal dan baik, maka jadilah judul skripsi. 

Untuk mendapatkan judul yang baik, bacalah tiga artikel berikut : 

  1. Panduan memilih judul skripsi
  2. Menulis dan memilih judul skripsi (bagian 1)
  3. Menulis dan memilih judul skripsi (bagian 2)

Dalam tiga artikel itu sudah dijelaskan lebih rinci mengenai cara dan teknik menulis judul skripsi yang baik dan benar sehingga bisa di-ACC oleh dosen pembingbing lebih cepat. 

Untuk judul skripsi, banyak juga mahasiswa yang masih kebingungan. Tenang. Silahkan baca di halaman kumpulan judul skripsi lengkap dari berbagai jurusan dan fakultas di bagian ini

Di sana sudah ada puluhan ribu judul skripsi dari berbagai jurusan, prodi dan fakultas yang bisa memberi inspirasi untuk Anda. 

Bagian 5 : Konsultasi

Sekarang Anda sudah punya topik dan judul skripsi yang tentu saja didukung dengan aneka teori, kajian dan landasan ilmiah yang sudah ada.

Lalu apa langkah selanjutnya? Konsultasi dengan dosen pembimbing. Ajukan judul Anda lengkap dengan :

  • Alasan pemilihan judul.
  • Latar belakang pemilihan judul dan topik.
  • Rencana penelitian.

Jangan datang ke dosen pembimbing dengan tanpa persiapan, karena nanti akan sia-sia. Usahakan sekali datang langsung ACC. 

Pada tahap konsultasi, adab dan kesopanan Anda, juga kesabaran, akan diuji. Jadilah mahasiswa yang mampu menarik simpati dospem. 

Hindari hal-hal seperti : berbahasa yang tidak sopan, mengirim dokumen telat, suka menghindari konsultasi dan menghubungi dospem dengan bahasa dan pada saat yang tidak tepat. 

Bagian 6 : Amati-Tiru-Modifikasi

Bagus, judul sudah di-ACC. Sekarang saatnya memulai penyusunan. Pada dasarnya semua skripsi punya rumus dan struktur yang sama, seperti : 

Bab Pembuka

  1. Halaman judul
  2. Halaman pengesahan pembimbing,
  3. Halaman pengesahan tim penguji dan dekan
  4. Halaman motto
  5. Halaman dedikasi yang memuat kepada siapa karya tulis atau skripsi dipersembahkan.
  6. Abstrak dalam bahasa Inggris dan Indonesia
  7. Ucapan terimak kasih
  8. Daftar isi skripsi
  9. Daftar tabel
  10. Daftar singkatan (opsional)
  11. Daftar lambang (opsional)

Bab Inti

Bab 1 Pendahuluan

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Rumusan Masalah
  3. Tujuan Penelitian
  4. Manfaat Hasil Penelitian
  5. Kerangka Penelitian
  6. Hipotesis (penelitian kualitatif), Problem Statments/Research/Permasalah Utama (penelitian kualitatif)
  7. Hasil penelitian terdahulu

Bab 2 Kerangka Teori dan Kajian Pustaka

  1. Landasan Teori
  2. Tokoh Penting
  3. Referensi / Kajian Pustaka

Bab 3 Metodologi

  1. Pendekatan dan Metodologi Penelitian
  2. Jenis dan Sumber Data
  3. Teknik Pengumpulan Data
  4. Teknik Analisis Data
  5. Tempat dan Waktu Penelitian

Bab 4 Temuan dan Diskusi

  1. Diskripsi Data
  2. Pengujian Hipotesis Penelitian (penelitian kuantitatif)
  3. Hasil Penelitian

Bab 5 Penutup

  1. Simpulan
  2. Saran
  3. Daftar Pustaka

Lampiran

Lain-lain

Usahakan untuk punya lebih dari tiga skripsi lainnya yang punya kesamaan topik dan inti pembahasan. Lakukan analisa dan tulis hal-hal yang menjadi poin penting dari skripsi tersebut. Lalu kemudian dengan bahasa sendiri, tulislah dan modifikasi apa yang sudah dirangkum ke dalam bab-bag awal, khususnya bab 1, 2 dan 3. 

Ketiga bab awal tersebut akan menjadi modal untuk diajukan sebagai syarat melakukan seminar proposal dan kemudian mulai melakukan penelitian. 

Bagian 7 : Cari Sumber Referensi 

Cari sumber referensi, khususnya terkait topik, teori, metodologi, data-data, kajian pustaka, kajian ilmiah dan lainnya yang akan memperkuat proposal Anda.

Proposal skripsi terdiri dari bab 1-3 dari skripsi itu sendiri. Nantinya akan diajukan ke sempro. Kalau lolos (dan biasanya selalu lolos) akan mulai diijinkan membuat penelitian. 

Baca 11 sumber menulis skripsi sehingga akan memudahkan dalam penyusunan paper Anda. 

Bagian 8 : Memulai Seminar Proposal

Ketika semua beres, maka tahap selanjutnya adalah presentasi seminar proposal. Sebenarnya di bagian ini, silahkan merasa tenang karena ini adalah salah pertanda sudah melewati bagian awal dari pembuatan skripsi.

Bagian 9 : Melakukan Penelitian

Pada bagian ini lakukan penelitian dengan baik. Beberapa tips yang harus diikuti : 

  • Tulis rencana dan garis besar penelitian lalu konsultasikan ke dospem. Jangan sampai setelah meneliti ternyata dospem tidak setuju dengan teknik pengambilan data yang dilakukan.
  • Dokumentasikan semuanya dan simpan rapi di Google Drive, flashdisk, memori eksternal ataupun PC.
  • Simpan semua dokumen tertulis dengan baik.
  • Usahakan untuk tidak mengulang.

Bagian 10 : Mengolah Data

Dalam mengolah data, mungkin Anda butuh saran senior. Jangan ragu untuk menghubungi. Pastikan data yang diolah memang akan diajukan ke sidang, bukan data yang diolah tanpa alasan. Artinya jangan kerja sia-sia.

Penulisan data juga ada teknik tersendiri, misal : gunakan bahasa yang jelas, perjelas dengan infografis, tambahkan tabel dan grafik, lengkapi dengan foto dan cantumkan beberapa hasil sampel penelitian jika memang diperlukan. 

Bagian 11 : Editing - Persiapan Sidang Skripsi 

Dalam proses editing, libatkan dospem. Bahkan bagian inilah justru dospem terlibat secara mendalam. Ini agar paska sidang tidak terlalu banyak edit.

Hindari juga kesalahan mendasar seperti salah ejaan, gambar yang buram, salah tulis data, dan kesalahan mendasar lainnya. 

Kendala Menulis Skripsi

KENDALA MENULIS SKRIPSI
KENDALA MENULIS SKRIPSI

Kurangi Kegiatan Tidak Penting

Ada beberapa hal yang biasanya menjadi kendala dalam menyusun skripsi, antara lain:

  • Kurang fokus. Hal ini bisa karena mahasiswa ternyata harus bekerja selain juga menuntut ilmu.
  • Kesehatan. Sering diremehkan padahal faktor kesehatan juga sangat menunjang proses penyusunan skripsi.
  • Kurang menguasai topik. Jika ini yang terjadi dan baru dirasakan di tengah penyusunan skripsi, maka rasanya akan sangat berat. Untuk itu perlu benar-benar matang dalam mempertimbangkan topik yang akan diteliti.
  • Dosen pembimbing yang kebetulan juga sukar untuk ditemui.
  • Terjadi kesalah-pahaman antara mahasiswa dengan dosen pembimbing.
  • Dll.

Tips Menyusun Skripsi 

  • Sejak semester 3, mulailah untuk merancang skripsi yang akan disusun.
  • Perbanyak mencari sumber ide dan referensi.
  • Berlatih untuk membuat rancangan judul dan gambaran penyusunannya.
  • Mempelajari secara serius mata kuliah yang nanti akan dijadikan landasan dalam menyusun skripsi.
  • Berbincang dengan kakak senior, khususnya yang sedang melakukan skripsi.
  • Wajib memiliki komputer dan flashdisk yang sehat.
  • Siapkan tabungan. Skripsi pasti butuh biaya setidaknya untuk mencetak dan menjilid. Terlebih untuk penelitian dan sidang skripsi.
  • Mulai mengurangi kegiatan yang tidak penting.
  • Rajin berkonsultasi dengan dosen pembimbing dan cari tahu makanan favorit jadwal dari beliau yang tepat untuk berkonsultasi.
Konklusi: Skripsi adalah sebuah karya tulis penelitian yang bersifat ilmiah untuk mendapatkan gelar S-1. Dalam menyusun skripsi mahasiswa akan didampingi satu atau dua dosen pembimbing. Ada tahap-tahap yang harus dilewati sebelum skripsi layak untuk diuji dalam sidang skripsi.

***

Itulah artikel tentang tips menulis skripsi dengan cepat dan mudah. Apabila Anda merasa artikel ini bermanfaat, kami mohon untuk share sehingga makin banyak orang mendapatkan manfaatnya. 

Ingatlah bahwa sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Dan orang yang baik biasanya dilancarkan segala urusannya.

Selamat menyusun skripsi, orang tua Anda sudah menunggu Anda wisuda! 

Adi
Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

Posting Komentar untuk "Cara Membuat Skripsi yang Benar dengan Cepat"