Membuat Judul Skripsi (Bagian 2)

Membuat Judul Skripsi (Bagian 2)


Lanjutan ...

Di artikel bagian 1, kita sudah sampai pada pembahasan mengenai Elemen A. Sekarang kita akan melanjutkannya pada Elemen B.

Dalam Elemen B ini, intinya adalah apa yang ingin anda lakukan nanti?
(Ingat ya, nanti setelah judul  ini disetujui oleh yang mulia dosen pembimbing anda.)

Eits, tapi tidak hanya berhenti di situ. Ingat, ini sesuatu yang menggelisahkan anda, bukan? Sedapat mungkin anda harus juga memberikan sebuah alternatif/solusi untuk menangani masalah tersebut.


Solusi ini bisa dalam bentuh : sebuah pendekatan, metode, alat, sarana, konsep, atau yang lainnya.
Seperti contoh :

·         Menggunakan metode XYZ.
·         Menerapkan pendekatan ABC.
·         Mengaplikasikan teori DEF
·         Dll.
Sekali lagi kami harapkan anda sudah membaca tulisan sebelumnya mengenai tips mencari judul skripsi. Disana akan dijabarkan cara mendapatkan ide untuk menulis skripsi. Jika belum silahkan baca terlebih dahulu.

Bagaimana cara membuat Elemen B ini? Silahkan anda bayangkan dan biarkan imajinasi anda bermain.
Ingat, sesuai artikel sebelumnya; intinya menarik, sesuai passion anda dan dapat dikerjakan!
Pastikan skripsi anda bisa dikerjakan bukan hanya bisa dibayangkan saja. 
Jika sudah mendapatkan gambaran, tulis saja terlebih dahulu. Setelah itu anda tentukan apa yang ingin anda lakukan dan gabungkan dengan elemen A yang tadi. Maka hasilnya akan seperti di contoh berikut:

  • Meningkatkan kemampuan menulis teks deskriptif siswa yang sangat rendah dengan metode menulis jurnal harian?
  • Menganalisa pengaruh AFTA bagi UKM di lingkungan rumah tinggal anda?
  • Melawan Meneliti penggusuran yang terjadi tanpa ganti untung yang jelas?
  • Menciptakan metode/aplikasi untuk mempermudah menguasai bahasa pemrograman Pascal?
  • Mencari faktor yang mempengaruhi produksi cabai begitu ancur lebur pada saat-saat tertentu?
  • Mencari penyebab banyak mahasiswa tiba-tiba hilang dari peredaran begitu menginjak semester 5?
Memang pada awalnya beberapa terlihat tidak enak dibaca, tetapi ini masih awalnya saja.

Lalu cari elemen terakhir, yakni Elemen C atau elemen pelengkap.

Coba lihat formula kalian. Sudah mewakili sesuatu yang akan kalian lakukan di skripsi kalian, bukan?

Nah sekarang yang terakhir, yaitu elemen C atau elemen pelengkap.

Di elemen C ini, anda hanya tinggal menambahkan kapan, dimana, pada siapa, penelitian anda dilakukan.

Apakah:

  • Pada siswa kelas Y di sekolah Z tahun ajaran 2019-2020?
  • Para UKM di lingkungan Kawasan Wisata Malioboro, Yogyakarta?
  • Para warga penghuni tanah adat di desa Retjopentung, Kabupaten OKU, Sumsel.
  • Orang awam pada umumnya?
  • Para petani cabai di dusun Paneleh, Desa Melati, Kabupaten Siborong-borong?
  • Mahasiswa FISIP Universitas Cambridge, Inggris?
Di sini, sekali lagi yang harus dipikirkan adalah waktu, tenaga, uang, dan niat. Jangan membuat cakupan yang terlampau luas atau banyak, terlebih jika nantinya menggunakan metode wawancara langsung.

Pastikan skripsi anda bisa dikerjakan bukan hanya bisa dibayangkan saja. 

Nah sekarang kita tinggal gabungkan semua elemennya, yakni elemen A, B dan C. Maka kurang lebih hasilnya akan seperti ini:

  • Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskriptif Melalui Metode Menulis Jurnal Harian pada Siswa Kelas XI di SMA Wisconsin Hill, Kabupaten Gombong T.A 2019-2020.
  • Menganalisa Hubungan antara AFTA dan Para Pelaku UKM di Kawasan Wisata Malioboro, Yogyakarta.
  • Meneliti Akibat dari Penggusuran yang Dilakukan Kepada Warga di desa Retjopentung, Kabupaten OKU, Sumsel.
  • Menciptakan Suatu Aplikasi untuk Mempermudah Mempelajari Bahasa Pemrograman Pascal bagi Masyarakat Umum.
  • Meneliti Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Produksi Cabai di Dusun Paneleh, Desa Melati, Kabupaten Siborong-borong.
  • Mencari Penyebab Banyaknya Mahasiswa Semester 5 FISIP Universitas Cambridge Tidak Aktif dalam Kegiatan Kampus/Perkuliahan.
Jika formula tersebut sudah kita buat, maka salah satu langkah awal kita dalam membuat skripsi, khususnya judul skripsi telah kita lewati.

Sekarang tinggal anda poles sedikit atau bisa anda langsung konsultasikan pada dosen pembimbing anda untuk menyusun redaksional yang tepat agar judul anda menjadi lebih baik. Kalo sudah masuk tahap konsultasi, satu yang harus anda ingat, semua manusia tidak terlepas dari subjektifitas.

Konklusi: Untuk menyusun judul skripsi, susunlah dahulu konsep atau formulanya yang pada dasarnya adalah landasan bagi pengerjaan keseluruhan skripsi. Idealnya formula ini berasal dari kegelisahan (masalah) yang sedang dihadapi. Dalam menyusun formula ini, ada beberapa elemen. Dengan menentukan elemen-elemen tersebut dan akhirnya menggabungkannya maka akan muncul sebuah judul skripsi yang akan kita kerjakan. Perhatikan agar skripsi ini nantinya tetap sesuai dengan 3 hal berikut: menarik, sesuai passion kita dan tidak terlalu sukar untuk dikerjakan.


Dukung kami

Kami butuh dukungan anda. Jika merasa artikel ini bermanfaat, silahkan komen dan share ke media sosial anda.

Subscribe juga ke blog kami untuk mendapatkan update post dan info menarik lainnya. 



Rock You As Always

Adi.Fun.Learning
-Read, Change, Grow-



Post a Comment

0 Comments