Tips Mengatasi Teman Toxic

Teman toxic memang menyebalkan. Mereka tidak hanya mengganggu kita tetapi juga berpotensi merusak masa depan. Lalu bagaimana cara menghadapi toxic friend?

Dalam artikel kali ini, Esai Edukasi sebagai blog pendidikan, parenting dan pengembangan diri akan memberikan tips praktis cara mengatasi teman toxic.



Ciri Teman Toxic


Ciri Teman Toxic
Ciri Teman Toxic

Seperti apa sahabat racun itu? Berikut adalah ciri-ciri teman toxic yang sebagian kami rujuk dari situs Art of Charm.

  • Suka bergosip.
  • Suka mengeluh.
  • Selalu menyalahkan orang lain.
  • Tidak memiliki rasa tanggung jawab.
  • Berjiwa manipulatif.
  • Selalu berusaha mengontrol Anda.
  • Selalu mengaku menjadi korban.
  • Biasanya bermuka masam.
  • Menyukai pertengkaran.
  • Egois.
  • Tak segan membunuh karakter orang-orang disekelilingnya.
  • Iri hati.
  • Berbicara yang tidak penting.
  • Suka mengganggu.

Bahaya Dan Kerugian Memiliki Teman Toxic

Kerugian Memiliki Teman Toxic
Kerugian Memiliki Teman Toxic

Ada banyak sekali bahaya memiliki teman toxic. Bisa jadi ia akan membawa sial pada kehidupan Anda serta merusak apa yang sudah anda tata dan rencanakan.

Merusak Suasana Hati


Teman toxic selalu punya cara untuk mengeluh. Ia akan komplain dan menggerutu sepanjang waktu. Tentu hal ini akan memberi nuansa negatif pada hati Anda. Jaga pikiran agar terus fokus.

Merusak relasi


Ini yang cukup berbahaya. Disadari atau tidak, orang-orang toxic akan menghancurkan relasi dari orang-orang  di sekeliling mereka. Keberadaan mereka akan membuat hubungan yang tadinya adem dan rukun menjadi panas, saling curiga dan bahkan memunculkan persaingan yang tidak sehat.

Merusak karir


Pada akhirnya keberadaan teman toxic akan mengganggu rencana Anda untuk meraih impian. Karir pun akan jadi taruhan. Bahkan bukan tidak mungkin teman beracun seperti itu akan masuk ke kehidupan pribadi.

Menular


Pada level tertentu teman toxic juga bisa menularkan karakter buruk mereka. Teman-teman yang lain yang tadinya baik-baik saja bisa berubah menjadi toxic juga. Akhirnya lingkungan menjadi tidak kondusif untuk bertumbuh dan berkembang.

Cara Mengatasi Teman Toxic


Cara Menghadapi Teman Toxic
Cara Menghadapi Teman Toxic

Lalu bagaimana cara untuk menghadapi toxic friend tersebut, baik di sekolah, kampus, kantor maupun lingkungan lainnya? Perhatikan beberapa cara praktis berikut :

Menghindar


Ini cara paling mudah. Menghindarlah. Pergilah begitu ia datang. Hal ini akan memberikan pesan bahwa Anda tidak menerima kehadirannya. Setidaknya ia akan segan.

Waspada


Waspada, jangan lengah. Teman toxic suka membicarakan orang lain di hadapan Anda, namun jangan terpancing. Ia akan menyampaikan omongan Anda ke orang tersebut dan kalian akan saling bermusuhan. Inilah susahnya memiliki rekan beracun.

Tahan diri Anda, waspadalah selalu dan jaga untuk tidak menanggapi semua omongan negatifnya. Berpikirlah positif dan jangan terpancing menanggapi apa yang ia bicarakan. Bisa jadi itu hoax atau gosip.

Cari Teman Lain


Apakah si toxic friends tersebut terlampau mendikte dan mengontrol Anda. Maka saatnya mencari lingkungan dan teman baru.

Seperti dilansir dari situs Kids Help Phone, maka jangan terjebak pada toxic relationship yang jelas-jelas hanya akan membuat masa depan Anda suram dan karakter Anda menjadi tidak baik.

Jangan pernah memiliki ketergantungan pada orang lain, khususnya pada teman toksik. Sebuah hubungan persahabatan seharusnya saling membangun dan menjaga.

Laporkan


Jika teman Anda sudah keterlaluan dan bahkan mengancam masa depan karir Anda, jangan ragu untuk melapor ke atasan atau HRD.

Susun laporan Anda dengan benar dan jika perlu bawa bukti-bukti bahwa Anda sudah dirugikan dan merasa tidak nyaman dengan tingkah dan ulang sang Toxic Friend.

Anda juga bisa melapor ke guru atau dosen jika masih berstatus pelajar. Ingat, ditanggapi atau tidak, Anda harus melapor. Ini menunjukkan bahwa Anda tidak sudi untuk terus jadi korban bully.

Jadilah Berani


Anda harus bisa bersikap tegas. Jangan sampai diri Anda menjadi korban dari hubungan negatif yang tidak menyenangkan atau menguntungkan.

Salah satu cara untuk menunjukkan keberanian Anda adalah dengan menegurnya. Tegur siapapun yang Anda rasa udah melampau batas dan toleransi. Menjaga relasi memang penting tetapi Anda juga punya hak dan privasi.

Langkah lainnya jika ternyata Anda menjadi korban hoax atau gosip adalah dengan melakukan klarifikasi di hadapan banyak orang. Ini selain akan menunjukkan keberanian juga membuka mata orang-orang yang mungkin saja memiliki perspektif yang buruk terhadap Anda karena termakan berita bohong.



Demikian tips untuk menghadapi toxic friends. Baca juga artikel tentang 4 kebiasaan yang membuat Anda lebih cerdas dan meningkatkan produktivitas.

Post a Comment

0 Comments