Widget HTML #1

Model Pembelajaran Discovery Learning

Model Pembelajaran Discovery Learning. Salah satu masalah klasik dalam dunia pendidikan adalah penggunaan model pembelajaran yang tepat sehingga mampu menunjang dan memaksimalkan potensi peserta didik.

Meski sudah cukup banyak variasi pendekatan dan strategi pembelajaran, namun tetap saja dunia pendidikan harus senantiasa berinovasi agar mampu menjawab kebutuhan zaman.

Model pembelajaran discovery learning sendiri pada akhirnya mendapat tempat yang spesial, karena dianggap sebagai salah satu jalan untuk mensinergikan dunia pendidikan dengan kebutuhan di lapangan. 

Tetapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan discovery learning?

DAFTAR ISI

Apa Itu Model Pembelajaran Discovery Learning?

Model Pembelajaran Discovery Learning
Discovery Learning

Menurut Kemdikbud, model pembelajaran discovery learning (Discovery/Inquiry Learning) ini adalah proses pembelajaran memahami konsep, arti, dan hubungan suatu materi pelajaran melalui proses intuitif yang pada akhirnya sampai kepada satu kesimpulan. 

Discovery terjadi jika seorang siswa tersebut terlibat langsung dalam penggunaan proses mentalnya dalam mencari beberapa konsep dan prinsip. 

Discovery sendiri dilaksanakan dengan proses observasi, klasifikasi, pengukuran, prediksi, penentuan, dan inferensi. Proses tersebut disebut dengan cognitive process sedangkan discovery itu sendiri adalah the mental process of assimilating concepts and principles in the mind.

Sedangkan inkuiri artinya adalah penyelidikan. Hal ini memiliki kedekatan makna dengan discovery yang artinya adalah penemuan. 

Kajianpustaka.com sudah merangkum beberapa pengertian model pembelajaran discovery learning dari berbagai sumber sebagai berikut:

  • Hosnan (2014:282), discovery learning merupakan sebuah model untuk pengembangan cara belajar aktif dengan tahap menemukan sendiri dan menyelidiki sendiri sehingga hasil yang nantinya diperoleh akan bertahan lama di dalam ingatan siswa. 
  • Kurniasih, dkk (2014:64), discovery learning adalah sebuah proses pembelajaran yang dilakukan dimana materi yang disampaikan tidak dalam bentuk materi final, akan tetapi siswa dituntut untuk mengorganisasikan nya sendiri.
  • Menurut Sund (Suryasubrata, 2002:193), discovery learning itu sebuah proses mental dimana siswa akan mampu mengasimilasikan suatu konsep atau prinsip. 
  • Menurut Ruseffendi (2006:329), Discovery Learning merupakan metode pembelajaran dimana pe,belajaran diatur untuk siswa mendapatkan pengetahuan yang belum diketahuinya itu tidak diberitahukan secara langsung tetapi mereka harus menemukannya sendiri. 

Proses Model Pembelajaran Discovery Learning

Kemdikbud menjelaskan langkah kerja dari proses model pembelajaran discovery learning tersebut terbagi menjadi beberapa langkah yaitu sebagai berikut:

  1. Pemberian rangsangan (stimulation)
  2. Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement)
  3. Pengumpulan data (data collection)
  4. Pengolahan data (data processing)
  5. Pembuktian (verification)
  6. Menarik simpulan/generalisasi (generalization)

Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Discovery Learning 

Model pembelajaran discovery learning ini memiliki kelebihan serta kekurangan. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan model pembelajaran discovery learning yang disampaikan oleh Kajianpustaka.com :

Kelebihan Metode Discovery Learning:

  • Semua siswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar
  • Semua Siswa lebih memahami materi pelajaran yang diberikan, karena mereka mengikuti sendiri proses penemuan kesimpulan materi pelajarannya. 
  • Meningkatkan minat belajar siswa karena mereka saat mereka berhasil mendapatkan sendiri dapat menimbulkan rasa puas. 
  • Siswa akan lebih mampu mentransfer atau mengimplementasikan pengetahuan yang didapat ke berbagai konteks. 
  • Melatih dan meningkatkan kemampuan siswa dalam proses pembelajaran mandiri.

Kelemahan/Kekurangan Metode Discovery Learning:

  • Untuk siswa yang kurang pandai, dapat mengalami kesulitan abstrak maupun dalam berpikir antara konsep, baik tertulis maupun lisan. Sehingga ditakutkan pada akhirnya akan menimbulkan frustasi bagi diri siswa tersebut. 
  • Dalam mengajar dengan  jumlah siswa yang banyak metode ini tidaklah efektif, karena butuh waktu yang lebih banyak untuk membantu siswa dalam mencari jawaban dari pemecahan masalah. 
  • Sulit diimplementasikan kepada tenaga pengajar maupun siswa yang sudah terlalu terbiasa dengan cara belajar mengajar yang lama. 
  • Model pembelajaran ini lebih cocok dalam pengembangan pemahaman materi. Metode ini kurang mendapatkan perhatian dalam pengembangan aspek konsep, keterampilan dan emosi secara keseluruhan.
  • Susah untuk diterapkan kepada semua disiplin ilmu yang ada.
  • Kesempatan berpikir yang nantinya dapat ditemukan oleh siswa tidak dapat digunakan jika pola pemikirannya sudah ditentukan terlebih dahulu oleh tenaga pengajarnya.

Demikianlah model discovery learning atau yang dikenal pula dengan nama pembelajaran inkuiri yang diharapkan dapat meningkatkan potensi siswa serta membuat pengajaran di kelas tidak terlepas dari aspek-aspek dalam kehidupan nyata, khususnya dalam mempersiapkan diri menuju revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini. 

Referensi : 

  • Pengertian dan Macam-macam Strategi Pembelajaran. Esai Edukasi. https://www.esaiedukasi.com/2020/09/berbagai-macam-strategi-pembelajaran.html
  • Macam-macam Model Pembelajaran Terbaik Saat ini. Esai Edukasi.https://www.esaiedukasi.com/2019/06/pengertian-model-pembelajaran.html
  • 11 Cara Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa. Esai Edukasi.https://www.esaiedukasi.com/2020/08/cara-meningkatkan-konsentrasi-belajar.html
  • Seputar Psikologi Pendidikan : Pengertian dan Manfaatnya. Adi Fun Learning.https://adifunlearning.blogspot.com/2020/09/mengenal-dan-memahami-psikologi.html
  • Model Pembelajaran Discovery-Inquiry. Kemendikbud.https://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/assets/file_upload/pengantar/pdf/pengantar_4.pdf
  • Metode Pembelajaran Penemuan. Kajian Pustaka.https://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/assets/file_upload/pengantar/pdf/pengantar_4.pdf
  • What is Discovery Learning? Teach-nology.http://www.teach-nology.com/teachers/methods/theories/discovery.html

Guritno Adi
Guritno Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

Posting Komentar untuk "Model Pembelajaran Discovery Learning"