Pentingnya Mengenali Visi Diri Sendiri - Sebelum Terlambat

Memiliki visi yang jelas adalah kunci sukses dalam kehidupan. Namun sayangnya banyak orang yang tida menyadarinya.

Pentingnya Mengenali Visi Diri Sendiri - Sebelum Terlambat / Esaiedukasi.com
Miliki Dan Kenali Visi Anda

Berjalan tanpa visi adalah salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh banyak orang. Mereka berpendapat bahwa hidup harus dijalani tanpa perlu susah payah berpikir.

Hidup harus dinikmati.

Benar, quote di atas tidak salah. Namun nampaknya mereka melupakan sesuatu, bahwa hidup penuh kejutan.

Visi, Sebuah Kompas Yang Akan Memandu Anda!


Pentingnya Mengenali Visi Diri Sendiri - Sebelum Terlambat / Esaiedukasi.com
Martin Luther King dan visinya yang mulia

Seorang lelaki tampak sedih. Ia resah melihat bagaimana kaumnya mendapat perlakuan yang tidak setara dari pemerintah Amerika. Lelaki itu, yang kemudian dikenal sebagai Martin Luther King Jr, adalah seorang tokoh besar.

Berbeda dari sebagian rekannya yang memilih melakukan protes keras, ia cenderung mengkampanyekan gerakan protes tanpa kekerasan. Walau akhirnya harus tewas dibunuh, tetapi impiannya untuk melihat kaum kulit hitam mendapat hak yang setara akhirnya terwujud.

Martin Luther memiliki visi yang jelas dan pada akhirnya setia pada visi itu. Hasilnya, impiannya terwujud.

Visi adalah sebuah cita-cita. Tanpa visi yang jelas, seseorang hanya akan terombang-ambing keadaan. Hidupnya mengawang-awang penuh kejelasan.

Visi adalah sesuatu yang penting. Itu adalah sebuah kompas yang memandu setiap pemiliknya untuk terus berjalan. Visi juga adalah sebuah tempat dimana nantinya harus dituju.

Apa yang dilakukan Luther puluhan tahun lalu adalah contoh bagaimana visi memandu seorang pendeta kulit hitam menjadi salah satu sosok terpenting sepanjang sejarah perjuangan hak sipil di Amerika Serikat, bahkan dunia.

Tetapi pada dasarnya, Martin Luther 'hanya' terinspirasi oleh sebuah visi lain yang lebih dahulu muncul, yakni visi gerakan tanpa kekerasan dari Mahatma Gandhi, bapak kemerdekaan India.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah memiliki visi untuk dituju?

Apa Yang Terjadi Jika Hidup Tanpa Visi?


Pentingnya Mengenali Visi Diri Sendiri - Sebelum Terlambat / Esaiedukasi.com
Soichiro Honda, seorang visioner

Banyak orang tidak memiliki visi yang jelas. Sebagian tidak menyadarinya, yang lain tidak menganggapnya penting. Benarkan visi adalah sesuatu yang tidak penting?

Mari kita tanyakan ada seorang anak pandai besi asal desa Komyo, Jepang. Namanya Soichiro Honda. Visinya sederhana, namun terasa berat di masa itu. Ia ingin menciptakan sistem ring-piston. Ia bercita-cita membuat sebuah mesin bergerak yang hemat bahan bakar namun tetap kencang berlari. Visi sederhana itulah yang membuatnya kembali ke bangku sekolah di usia 28 tahun.

Soichiro Honda tak akan pernah bisa mendirikan sebuah perusahaan motor terbesar di dunia jika saja iya tak menyadari visinya. Inilah pentingnya untuk mengetahui apa visi dalam diri kita.

Dengan adanya visi maka seseorang akan tahu akan diarahkan kemana energi, waktu dan pikirannya. Ia akan menciptakan inovasi, mahakarya dan bahkan sejarah.

Lalu Apa Visi Anda?


Pentingnya mengenali visi diri sendiri - sebelum terlambat / esai edukasi
Apa Visi Anda?

Anda tak perlu muluk-muluk untuk bisa seperti Martin Luther atau Soichiro Honda, namun bukan berarti Anda tak boleh bercita-cita untuk mengalahkan dua orang hebat itu.

Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah menyadari visi Anda?

Apa visi Anda?

Bukan hanya organisasi besar atau perusahaan yang boleh memiliki visi, bahkan seorang mahasiswa yang baru belajar di bangku kuliah juga boleh memilikinya.

Suwardi Suryaningrat bercita-cita membebaskan bangsanya dari kebodohan. Ia menyadari pendidikan adalah sesuatu yang maha penting. Maka sekembali dari Belanda, tokoh yang dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara tersebut mendirikan Taman Siswa.

Tentu ada pengorbanan di sana. Ia harus meyakinkan teman-teman sebangsanya untuk mau membantunya mendirikan sekolah. Bahkan ia sempat dikejar-kejar polisi kolonial. Esai Edukasi pernah membahas khusus mengenai usaha mulia beliau di artikel berjudul Jejak Langkah Ki Hajar Dewantara.

Siapapun Anda, visi adalah sesuatu yang penting. Anda berhak menentukan visi hidup Anda sendiri. Atau orang lain yang akan melakukannya untuk Anda. Dan tentu saja itu tidak akan menyenangkan.

Bagaimana Cara Membuat Visi Untuk Diri Sendiri?


Pentingnya Mengenali Visi Diri Sendiri - Sebelum Terlambat / Esaiedukasi.com
Miliki visi sebelum terlambat

Apakah pertanyaan di atas menghantui Anda? Bagus, itu tandanya Anda sudah mulai terstimuli untuk memiliki visi hidup. Silahkan jawab pertanyaan di bawah ini :


  1. Apa cita-cita Anda?
  2. Seperti apa Anda memandang diri Anda sepuluh tahun, dua puluh tahun, tiga puluh tahun dari sekarang?
  3. Apakah itu realistis? Yakinkah Anda mencapainya?
Jawaban Anda akan menentukan visi Anda kedepannya. Seperti yang sudah kami utarakan di atas, tidak perlu muluk-muluk, cukup sederhana namun mencakup seluruh ide yang ada di pikiran. 

Apakah Anda ingin menjadi manajer area dalam waktu 5 tahun?

Bercita-cita mengumpulkan uang sejumlah 1000 dolar misalnya?

Atau ingin bebas secara finansial? 

Setiap orang tentu memiliki visinya masing-masing. Sebelum bercita-cita membuat kendaran yang bisa mengangkut wisatawan ke luar angkasa, visi Elon Musk kecil adalah membuat game dan ia sudah melampauinya. 

Tulisa visi Anda. Singkat saja namun kuat. Setidaknya cukup kuat untuk bisa mengingatkan Anda untuk selalu bangkit ketika cobaan datang. 

Kesimpulan


Menyadari dan mengenali visi diri sendiri adalah langkah awal untuk meniti jalan kesuksesan. Tanpa visi, seseorang akan mudah terombang-ambing dan bahkan tidak akan mampu mengoptimalkan potensi yang dia miliki.

Ingat, only dead fish go with the flow. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan tanpa sesuatu yang berharga. Selamat menyusun dan mengejar visi serta cita-cita Anda.

Post a Comment

0 Comments