8 Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Sebelum Resign

8 Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Sebelum Resign

Esai Edukasi - Resign adalah sebuah keputusan yang harus dipikirkan matang-matang. Walaupun pahit, terkadang memang keputusan ini harus diambil manakala pilihan yang lain tidak memungkinkan untuk dipilih.

Lalu apa saja hal-hal yang harus diperhatikan sebelum akhirnya memutuskan untuk resign? Sejauh mana persiapan yang harus dimiliki agar bisa tetap survive paska keluar dari pekerjaan Anda sebelumnya?

hal yang harus dipersiapkan sebelum resign dari pekerjaan
Apa yang harus dipersiapkan sebelum resign?

Dalam artikel kali ini, Esai Edukasi akan membahas 8 hal penting yang wajib Anda perhitungkan sebelum mengambil keputusan untuk resign.

1. Dana Cadangan


Dana cadangan adalah uang yang ada pada Anda untuk memenuhi semua kebutuhan paska resign dan sebelum mendapat pekerjaan baru.

Sudahkah Anda menyiapkan dana cadangan? Bahkan jikalau Anda sudah mendapat pekerjaan seketika setelah resign, dana cadangan ini tetap penting, karena tidak menutup kemungkinan ketika harus beradaptasi di tempat yang baru, Anda mengalami kesulitan.

2. Pekerjaan Sampingan


Ada baiknya ketika Anda bekerja, Anda juga memiliki usaha sampingan. Hal ini akan sangat membantu, khususnya ketika Anda harus melepas pekerjaan utama Anda.

Sambil menunggu kesempatan lain, Anda bisa fokus mengembangkan usaha sampingan Anda. Banyak kasus yang menunjukkan bahwa karyawan bisa lebih sukses paska resign, setelah mereka menekuni usaha sampingan dengan lebih telaten.

3. Peluang Mendapat Pekerjaan Baru


Sebesar apa peluang Anda untuk mendapat pekerjaan baru? Hal ini juga harus Anda pertimbangkan ketika akan memutuskan resign.

Idealnya sebelum resign, Anda sudah mendapat pekerjaan baru. Hal ini adalah sebuah kewajaran di dunia kerja dan Anda tak perlu sungkan untuk juga melakukannya.

Ketika Anda ternyata kesulitan mendapat pekerjaan baru paska resign, maka kondisi ekonomi keluarga Anda juga akan terpengaruh. Untuk itu, pikirkan benar-benar tindakan Anda.

4. Relasi 


Buatlah daftar orang-orang yang Anda kenal yang sekiranya bisa memberi Anda informasi pekerjaan baru. Dalam dunia kerja, relasi atau jaringan sangatlah penting. Pelihara hubungan dengan semua orang dengan baik, karena Anda tidak tahu siapa yang akan membantu Anda nanti

5. Hutang 


Apakah Anda memiliki hutang yang cukup besar dan harus dilunasi secara mencicil dalam jangka waktu lama? Jika iya, maka pikirkan kembali keputusan Anda untuk resign. Kecuali Anda sudah memastikan diri mendapat pekerjaan baru dengan gaji yang jauh lebih tinggi dari yang sekarang Anda dapatkan.

6. Aset 


Seberapa kuat posisi keuangan Anda. Apakah Anda memiliki aset yang cukup, setidaknya rumah atau kendaraan bermotor? Ini penting untuk bisa memberi gambaran dimana Anda berada sekarang.

Setidaknya ketika aset Anda cukup kuat, maka resign menjadi lebih tidak membebani Anda daripada ketika Anda tidak punya aset sama sekali. Misal masih harus sewa rumah atau naik kendaraan umum.

7. Usia 


Perlu diketahui bahwa setiap orang memiliki pengalaman, skill dan motivasi yang berbeda. Maka sebenarnya usia tidak terlalu berpengaruh, asal Anda memiliki faktor lain yang cukup bisa diandalkan. Pengalaman atau relasi misalnya.

Pertimbangan usia menjadi penting karena ada sebuah fakta yang tidak bisa disembunyikan bahwa seiring berjalannya waktu, kondisi dan kekuatan manusia menjadi tidak sekuat atau selincah sebelumnya.

Ini yang menyebabkan banyak perusahaan membatasi usia untuk calon karyawan mereka. Makin muda makin besar peluang untuk diterima kerja.

Namun ini berbeda jika Anda mengambil jalan yang berbeda, menjadi wiraswasta misal. Maka usia berapapun tidak terlalu berpengaruh.

8. Kondisi Mental 


Ini yang sering tidak dipikirkan oleh mereka yang akan mengambil keputusan untuk resign. Tidak semua orang yang pada awalnya mengira telah siap untuk keluar dari pekerjaan sebenarnya benar-benar siap. Khususnya mengenai kondisi mental.

Bagi mereka yang terbiasa dengan segala fasilitas dan kemudahan ketika bekerja, pasti tidak akan mudah untuk menerima kenyataan bahwa kini harus bekerja lebih keras dan melupakan semua itu. Khususnya bagi Anda yang belum mendapat pekerjaan pengganti.

Cobalah untuk bertanya pada diri sendiri, seberapa kuat mental Anda ketika menghadapi kondisi setelah resign. Ketika ternyata nanti Anda menemukan fakta bahwa diri Anda belum siap, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami goncangan psikis yang luar biasa dan berakhir dengan depresi.

Itulah 8 hal yang harus Anda perhitungkan sebelum mengambil keputusan untuk resign. Apapun penyebab Anda harus mengundurkan diri dari pekerjaan, jangan pernah menyerah. Jalan kehidupan masih berputar dan kesempatan pasti akan datang asal kita tak berhenti berusaha.

Post a Comment

0 Comments