Elon Musk, Ilmuwan Jenius Sekaligus Pebisnis Sukses

Esai Edukasi - Salah satu tokoh terpenting di bidang teknologi saat ini adalah Elon Musk. Selain sebagai seorang ilmuan, Elon Musk juga terkenal sebagai seorang penemu, pengusaha sukses dan motivator. Bagaimana kisahnya hingga menjadi pencipta perusahaan mobil listrik Tesla dan SpaceX?

Profil dan biografi Elon Musk
Elon Musk, ilmuan dan pengusaha sukses

Dalam artikel kali ini, Esai Edukasi akan membahas profil Elon Musk dengan lengkap untuk Anda semua.

Profil Elon Musk


Keluarga Elon Musk


Jika ada tokoh yang paling mencuri perhatian sekarang ini, maka itu adalah Elon Musk. Karya dan kejeniusannya sudah tidak bisa dibantah lagi dan kian hari kekayaannya kian bertambah banyak.

Pemilik Tesla Motors ini lahir dengan nama lengkap Elon Reeve Musk pada tanggal 28 Juni 1971 di Kota Pretoria, Afrika Selatan. Ayahnya bernama Errol Musk, seorang berkebangsaan Afrika Selatan yang bekerja sebagai seorang insinyur. Sementara ibunya adalah seorang ahli gizi sekaligus sebagai model berkebangsaan Kanada, bernama Meye Musk.

Elon Musk adalah anak tertua di keluarganya. Ia memiliki seorang adik laki-laki bernama Kimbal dan adik perempuan bernama Tosca. Awalnya mereka semua tinggal bersama di Afrika Selatan.

Awal kehidupan Elon Musk nampaknya tidaklah mudah. Orang tuanya bercerai pada tahun 1980. Ia akhirnya tinggal bersama sang ayah di Afrika Selatan.

Bergonta-ganti warga negara


Pada masa awal kehidupannya, Elon Musk masih merasakan nuansa politik apartheid. Tentu kondisi tersebut sangat tidak menyenangkan dibanding dengan sekarang.

Elon Musk beberapa kali tercatat mengganti kewarganegaraan. Sebelumnya ia adalah warga Afrika Selatan. Karena ingin menghindari wajib militer, ia mengajukan diri menjadi warga negara Kanda, negera asal ibunya.

Permintaan itu terpenuhi pada tahun 1989, ketika akhirnya Elon Musk sah menjadi warga negara Kanada. Tidak hanya sampai disana, pada tahun 2002, Elon Musk kembali mengajukan pergantian kewarganegaraan.

Kali ini, pria berzodiak cancer ini ingin menjadi warga Amerika Serikat. Tentu hal ini wajar karena negeri Paman Sam itu memang terkenal sebagai negara rujukan kaum cerdas dan sukses dari seluruh belahan bumi.

Masa Kuliah


Awalnya Elon Musk belajar di Queen’s University di Kongston ketika ia berumur 19 tahun. Namun 2 tahun kemudian dirinya memutuskan pindah ke University of Pennsylvaania. Di sini kampus barunya tersebut, mendapatkan gelar sarjana fisika dan 1 tahun kemudian mendapat gelar sarjana keduanya.

Karya Elon Musk 


Blastar


Nampaknya bakat berwirausaha Elon sudah terlihat sejak kecil. Bayangkan saya, ketika berusia 12 tahun ia sudah berhasil menciptakan sebuah karya yang menguntungkan berupa games bernama Blastar.

Elon Musk akhirnya menjual lisensi games buatannya tersebut kepada sebuah majalah games dan teknologi. Dari hasil penjualan itu, ia meraup $500.

Zip2

Elon Musk mendirikan perusahaan pertamanya, yang dinamai Zip2 Corporation pada tahun 1995. Produk dari perusahaan ini adalah sebuah teknologi panduan kota berbasis internet yang mampu membantu perusahaan penerbitan dan koran.

Zip2 didirikan dengan modal hanya senilai US$ 28.000 yang ia peroleh dari sang ayah. Bersama dengan adik laki-lakinya, Kimbal Musk ia mengembangkan sebuah produk bernama ‘Zip2’ Tidak main-main, banyak perusahaa menjadi klien dari Zip2, seperti sebut saja The Ney York Times dan The Chicago.

Perusahaan teknologi Compaq memutuskan untuk membeli Zip2 di tahun 1999. Total nilai penjualannya adalah US$ 307 juta. Jiwa bisnis Elon Musk pun makin terpacu.

PayPal


Setelah menjual Zip2 Corporation, Elon Musk mendirikan X.com, sebuah perusahaan berbasis teknologi dan internet. Ia memang menyadari bahwa internet akan menjadi salah satu ladang bisnis potensial yang bisa digarap.

Setahun setelahnya, badan usaha milik Musk tersebut merger dengan Confit yang kala itu memiliki layanan pembayaran internet bernama PayPal 

Musk bergerak mengembangkan layanan PayPal karena menurutnya layanan ini cukup menarik. Perusahaan merget mereka pun diputuskan untuk diubah namanya menjadi PayPal. Di bawah kepemimpinan Elon Musk, tak berapa lama kemudian, PayPal meroket.

PayPal akhirnya mendominasi bisnis pembayaran dan pengiriman uang online yang paling banyak dipakai di seluruh dunia.

Adapun eBay sebuah perusahaan papan jual beli online terkemuka akhirnya membeli Paypal. Akhrinya, pada Oktober 2002, Elon Musk memutuskan menjual saham PayPal pada eBay senilai US$ 1,5 milliar. Dalam penjualan kali ini, Elon Musk memperoleh pembayaran US$ 165 juta untuk 11 persen saham yang dimilikinya di PayPal. Sebuah pencapaian yang luar biasa.

SpaceX


Walau sudah mendapat keuntungan yang luar biasa dari penjualan perusahaan-perusahaan sebelumnya, jiwa entrepreneur Elon Musk menolak untuk berhenti. Ia bahkan mewujudkan sebuah mimpi lamanya untuk menggabungkan teknologi dan bisnis demi menghadirkan sebuah pengalaman eksplorasi angkasa luar.

Tahun 2002 Musk menginvestasikan dana yang sangat besar untuk membangun perusahaan bernama Space Exploration Technologies atau yang lebih dikenal dengan nama SpaceX.

Bersama dengan SpaceX, Elon Musk merancang jalur peluncur luar angkasa yang dinamai Falcon.  Tidak hanya sampai di situ, diluncurkan pula jalur antariksa multi-tujuan Dragon.  Pencapaiannya ini mencatatkan sejarah yang sungguh spektakuler karena seluruh misi ruang angkasanya ini didanai secara pribadi.

NASA atau Badan Antariksa Amerika Serikat akhirnya mengakui kehebatan dan kejeniusan Elon Musk. Mereka akhirnya mengajukan penawaran kerja sama. Mereka meminta bantuan SpaceX untuk mengirim kargo ke Stasiun Angkasa Luar Internasional.

Tesla Motors

Selanjutnya, Elon Musk bermain di ranah teknologi transportasi dan energi terbarukan. Iapun mendirikan perusahaan bernama Tesla Motor yang fokus memproduksi mobil listrik super canggih.

Mobil-mobil buatan Tesla terkenal sangat canggih, ramah lingkungan dan memiliki desain yang indah. Hal ini membuat masyarakat luas makin menggandrunginya.

SolarCity

Proyek terbaru Elon Musk adalah membangun SolarCity, sebuah perusahaan penyedia energi surya paling besar kedua yang ada di Amerika Serikat. Produknya memiliki manfaat positif bagi dunia ini dalam penyediaan energi yang ramah linkungan sekaligus menunjukkan komitmennya dalam memerangi pemanasan global.

Elon Musk, Ilmuan Dan Pengusaha Sukses
Elon Musk, Ilmuan Dan Pengusaha Sukses

Itulah sosok Elon Musk, penemu hebat, ilmuwan jenius, dan pengusaha brilian yang mampu memberikan dampak sangat besar bagi dunia serta menginspirasi banyak orang.

Post a Comment

0 Comments