Display Ad

Tatacara Upacara Pembukaan Latihan Rutin Pramuka Siaga

Dalam rangka melaksanakan latihan rutin pramuksa siaga, perlu dilakukan upacara pembukaan. Adapun upacara pembukaan latihan rutin pramuka siaga ini memiliki ketentuan-ketentuan yang perlu diketahui dengan cermat, baik oleh para pembina maupun segenap warga pramuka di tiap-tiap perindukan maupun gugus depan.

Siapa yang disebut pramuka siaga? Adapun pramuka siaga sendiri adalah anggota pramuka yang berusia 7 sampai 10 tahun. Biasanya untuk memudahkan, tiap perindukan (sekolah) menetapkan pramuka siaga adalah siswa kelas 1 sampai kelas 3. 

Dalam artikel kali ini, Esai Edukasi sebagai sebuah web pendidikan yang fokus mengembangkan edukasi di tanah air, akan berbagi tatacara pelaksanaan upacara pembukaan latihan rutin pramuka untuk tingkat siaga. 

Tatacara Upacara Pembukaan Latihan Rutin Pramuka Siaga
Tatacara Upacara Pembukaan Latihan Rutin Pramuka Siaga

Barung, Ketua Barung dan Sulung

Dalam pramuka tingkat siaga, anggota dikelompokkan menjadi kelompok-kelompok kecil terdiri dari 5 sampai 10 orang anggota. Kelompok ini dinamakan barung. Ada barung untuk putra, ada juga barung untuk putri.  Nama barung dipilih menggunakan salah satu warna yang ada. Untuk barung putra mengambil warna barung gelap, sedang untuk barung putri mengambil warna barung cerah. Misal; barung coklat dan merah untuk putra, dan barung merah muda dan oranye untuk putri. 

Tiap barung dipimpin oleh seorang ketua barung yang disebut pinrung (pemimpin barung). Pinrung dipilih oleh anggota barung masing-masing. 

Jika pinrung adalah pemimpin suatu barung, maka pemimpin semua barung disebut sulung. Adapun seorang sulung dipilih dari salah satu dari pinrung yang ada. 

Pembina dan Pembantu Pembina

Dalam suatu perindukan siaga, sangat dimungkinkan ada lebih dari satu kakak pembina. Secara struktural, tim pembina suatu perindukan siaga memiliki satu pembina (disebut yanda untuk laki-laki dan bunda untuk perempuan). Yanda dan bunda dibantu oleh para pembantu pembina, yang disebut pacik untuk laki-laki dan bucik untuk perempuan.

Susunan Kegiatan dan Tatacara Upacara Pembukaan Latihan Rutin Pramuka Siaga

Dalam melaksanakan upacara pembukaan latihan rutin pramuka siaga, ada beberapa peralatan yang dibutuhkan, antara lain: 

  1. Bendera merah-putih yang sudah terikat pada tongkat.
  2. Tatakan untuk meletakan bendera merah puith
  3. Teks Pancasila
  4. Pelantang suara
Upacara pramuka
Upacara pramuka

Adapun pelaksanaan upacara adalah di tanah lapang (lapangan) yang memungkinkan. Meski demikian, pramuka selalu mengedepankan sikap adaptif dan sederhana. Misalkan tidak ada pelantang atau bahkan tatakan bendera merah putih, hal itu tetap bisa diakali asal tidak menghilangkan makna yang sesungguhnya.

Berikut adalah susunan acara untuk upacara pembikaan latihan rutin Pramuka tingkat siaga. 

  1. Tiap-tiap barung mempersiapkan diri dengan melakukan cek kerapihan dan kesiapan. 
  2. Sulung berlari ke tengah lapangan upacara, memanggil anggota lain dengan menyebut kata: "Siaga."
  3. Anggota siaga melingkar dengan masng-masing anggota berkumpul dengan anggota barungnya. 
  4. Sulung menjemput pembina.
  5. Pembina dan pembantu pembina memasuki lapangan.
  6. Sulung mengambil bendera menancapkannya di tengah.
  7. Penghormatan terhadap bendera dipimpin oleh sulung. 
  8. Pembacaan Pancasila diikuti oleh semua anggota siaga.
  9. Pengucapan Dwi Dharma oleh salah satu anggota siaga diikuti oleh semua anggota.
  10. Pembina menyampaikan amanat.
  11. Pembina memimpin doa.
  12. Pembina dan pembantu pembina meninggalkan lingkaran, anggota membubarkan diri. 
Formasi upacara pembukaan latihan rutin dalam pramuka siaga
Formasi upacara pembukaan latihan rutin dalam pramuka siaga

Perlu diketahui bahwa biasanya kegiatan pramuka dilakukan setiap hari Jumat atau Sabtu, dimana bendera merah putih sudah berkibar. Jika demikian, maka tidak perlu mengibarkan ulang, hanya memberi penghormatan saja.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, dalam upacara ini, tidak diperlukan protokoler. Peran sulung dan terutama pembina sangat penting untuk memandu jalannya upacara. 

Hal-hal yang bisa disampaikan saat pemberian amanat antara lain: 

  • pemberian motivasi
  • menjelaskan singkat apa yang akan dilakukan dalam latihan hari ini
  • evaluasi atas hal-hal yang selama ini perlu ditingkatkan
  • menekankan kembali karakter dan nilai-nilai kepramukaan
  • hal-hal lain yang penting untuk disampaikan

Sumber: 

  • Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No 231 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugus Depan Gerakan Pramuka 
  • Materi Pelatihan oleh Kak Ilek (Ilaka Rorof Difarokh), anggota Kwartir Cabang Gresik dalam pembinaan kepramukaan di SD Kristen Petra 11 Surabaya, 15 Mei 2026
  • Artikel berjudul Upacara di Perindukan Pramuka Siaga oleh Pusbangjusinfo Kwartir Daerah (Kwarda) D.I Yogyakarta, tertanggal 20 Maret 2024.
  • SK Kwarnas nomor 178 Tahun 1979 tentang Jukran Upacara di Dalam Gerakan Pramuka

Demikianlah artikel kali ini tentang pelaksanaan upacara pembukaan latihan rutin pramuka siaga. Apakah di perindukan Anda selalu melaksanakan upacara pembukaan? Apa saja hal-hal yang perlu untuk dicermati? Silahkan bagikan pengalaman Anda di kolom komentar. Salam pramuka!

Guritno Adi
Guritno Adi Penulis adalah seorang pengajar dan fasilitator pendidikan yang sudah mengajar sejak 2007. Lulus dari S-1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, penulis juga tertarik pada banyak tema selain edukasi, seperti teknologi, psikologi, sastra dan social media. Di tengah kesibukan mengajar penulis juga masih menyempatkan waktu menulis di blog ini, esaiedukasi.com dan beberapa media lainnya. Sering mengikuti banyak pelatihan, workshop maupun seminar lintas disiplin ilmu, penulis percaya bahwa keterampilan dan wawasan harus terus dipelajari. Salah satu cita-cita terbesarnya adalah melihat Indonesia Emas yang diisi para generasi pemenang.

Posting Komentar untuk "Tatacara Upacara Pembukaan Latihan Rutin Pramuka Siaga"