Widget HTML #1

Cara Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom

Cara Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom. Model Pembelajaran flipped classroom pada dasarnya membalik proses pembelajaran dengan tujuan efektifitas dan efisiensi. Terdapat beberapa variasi dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan metode tersebut.

Dalam dua artikel sebelumnya Majalah Pendidikan Online Esai Edukasi sudah membahas tuntas mengenai sejarah dan perkembangan flipped learning model dan juga kelebihan-kekurangannya. Kali ini kami akan memberikan tutorial melaksanakan proses belajar mengajar menggunakan metode flipped classroom.

Tujuan dari artikel ini adalah mempermudah para guru sekaligus memberikan alternatif bagi mereka yang ingin menggunakan flipped classroom sebagai sarana untuk melaksanakan proses belajar mengajar. 

Langkah-Langkah Menerapkan Flipped Classroom

langkah menerapkan flipped classroom
langkah menerapkan flipped classroom

1. Mempersiapkan Siswa dan Orang Tua

Ini adalah bagian awal dalam serangkaian langkah menerapkan flipped classroom. Mengingat bahwasannya sebagian besar sekolah di Indonesia pada umumnya tidak menggunakan metode flipped classroom, maka guru atau pihak sekolah wajib untuk mensosialisasikan penggunaan metode ini.

Siswa harus benar-benar paham bahwa di dalam metode ini, mereka wajib untuk mempelajari bahan/materi sebelum kelas di mulai. Ini berarti mereka harus belajar mandiri terlebih dahulu tanpa guru.

Siswa juga harus diberi arahan bagaimana memaksimalkan metode ini, seperti dengan cara melakukan research mandiri menggunakan internet.

Guru juga sewajibnya memberikan bahan bacaan lebih lanjut bagi siswa untuk bisa lebih mengeksplorasi materi.

Pihak sekolah juga bisa meminta orang tua untuk berkooperatif memantau dan mendampingi proses belajar mandiri yang dilakukan siswa sebelum kelas dimulai.

2. Mempersiapkan Bahan dan Materi Pembelajaran

Dalam menyusun materi yang akan dibagikan kepada siswa, hendaknya pada guru mempertimbangkan beberapa hal berikut.

Bahasa yang mudah di mengerti. Ini penting karena siswa harus mempelajari materi ini tanpa bantuan guru terlebih dahulu.

Memberikan sumber referensi untuk diakses siswa jika ingin mengeksplorasi materi tersebut lebih lanjut.

Menyertakan beberapa pertanyaan yang bertujuan untuk mengecek pemahaman siswa atas materi tersebut lalu juga memberikan kunci jawabanya di akhir pertannyaan.

Meminta siswa membuat semacam rangkuman yang efektif dan efisien (di lain kesempatan esai edukasi akan membahas hal ini secara lebih mendalam dan terperinci) untuk kemudian dibahas pada saat pertemuan. 

3. Membagikan Bahan/Materi

Jika materi yang ingin anda bagikan berupa modul/buku cetak/catatan, maka sebaiknya memberikannya jauh-jauh hari sebelum kelas dimulai. Ini untuk memaksimallkan persiapan siswa agar lebih memahami modul tersebut. Sebaiknya pula modul ini tidak terlalu tebal dan hanya berfokus pada satu materi/sub-materi saja, bukan sebuah keseluruhan dari mata pelajaran.

Jika bahan/materi anda berupa video dan inilah yang paling umum dalam metode flipped classroom, maka anda bisa menggunakan beberapa platform berikut:

  • CD yang dibagikan sebelum kelas.
  • File yang bisa diperbanyak dan disimpan di drive.
  • Website/Blog/Youtube.

Beberapa hal yang wajib diperhatikan disini adalah: pastikan semua materi anda dapat diakses, tidak rusak dan tidak terserang virus/hacker. Selalu pantau materi anda dan segera adakan perbaikan jika ternyata ada gangguan.

4. Pemantauan

Ini adalah langkah menerapkan flipped classroom selanjutnya. Anda bisa melakukan beberapa cara berikut untuk membantu memastikan siswa anda mempelajari materi yang anda bagikan.

  • Meminta mereka membuat rangkuman.
  • Bekerja sama dengan orang tua/wali murid.
  • Senantiasa mengunggah jawaban/kesulitan/ide yang mereka temukan di platform yang sudah disepakati (media sosial/blog) untuk kemudian ditanggapi oleh anda atau siswa lainnya.

5. Elaborasi dan Eksplorasi Materi

Gunakan waktu bertatap muka secara efektif dan efisien. Anda bisa melakukan hal-hal berikut.

  • Membahas sub-materi berikutnya.
  • Memperdalam atau memperluas bahasan anda.
  • Menjawab pertanyaan atau kesulitan yang ditemui oleh siswa anda dalam mempelajari bahan.
  • Mengerjakan projek dengan asumsi siswa sudah mempelajari teorinya sebelumnya.
  • Mengulas teori/fakta yang lebih kompleks

6. Evaluasi

Evaluasi adalah sesuatu yang penting. Selalu lakukan evaluasi setiap satu atau beberapa materi telah diselesaikan. Cari kelemahan dan kekurangan dari proses belajar mengajar yang anda fasilitasi.

Minta siswa atau mungkin bahkan orang tua untuk memberikan saran dan masukan. Gunakan itu sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anda.

*****

Konklusi 

Sebelum menggunakan metode flipped classroom, siswa dan orang tua harus diberikan penjelasan agar dapat memaksimalkan tujuan dari metode ini mengingat memang ada banyak kontroversi penggunaan Flipped Learning Model. 

Selain itu proses tidak boleh dilupakan adalah evaluasi, yakni melihat kembali secara keseluruhan keefektifan dari penggunaan model pembelajaran ini dalam proses belajar mengajar.

Itulah cara menerapkan flipped classroom model dalam proses pembelajaran. Baca juga aneka artikel menarik lainnya dari web edukasi kesayangan Anda, Esai Edukasi. 

Referensi 

  • Sejarah Flipped Classroom - https://www.esaiedukasi.com/2019/02/kontroversi-metode-flipped-classroom.html
  • Kelebihan dan Kekurangan Flipped Classroom - https://www.esaiedukasi.com/2019/02/kelebihan-dan-kekurangan-flipped-classroom.html
  • Apa itu Blended Learning - https://www.esaiedukasi.com/2021/05/apa-itu-blended-learning.html
  • 7 Steps To A Flipped Classroom - https://www.teachthought.com/learning/a-flipped-classroom/
  • A Beginner's Guide to Flipped Classroom - https://www.schoology.com/blog/flipped-classroom

Guritno Adi
Guritno Adi Penulis adalah seorang praktisi, inovator dan pemerhati pendidikan. Memiliki pengalaman terjun di dunia pendidikan sejak 2007. Aktif menulis di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Blog yang sedang Anda baca adalah salah satu situs miliknya. Memiliki kerinduan untuk melihat generasi muda menjadi generasi pemenang yang siap menyongsong era Industri 4.0

1 komentar untuk "Cara Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom"

yusuf 10 Februari 2019 pukul 22.43 Hapus Komentar
Ini yang aku cari2 gan. Manfaat sekali